ARASYNEWS.com, PEKANBARU — Hingga akhir pekan ini, kabut asap yang melanda kota Pekanbaru dan Riau belum sepenuhnya hilang. Titik panas atau hotspot masih terdata.
Kualitas udara masih dalam kategori tidak sehat, Sabtu (29/8/2026) untuk kota Pekanbaru.
Dikutip dari hasil pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kota Pekanbaru, kualitas udara di kota Pekanbaru dengan konsentrasi partikulat (PM2.5) di Pekanbaru berkisar 84.2 µg/m3 pada pagi hari. Dan mengalami peningkatan menjadi 106.5 µg/m3 dan masih pada kategori “Tidak Sehat”.
Untuk hotspot, wilayah Riau masih tersebar di berbagai wilayah. Di kabupaten Pelalawan sebanyak 120 titik, Indragiri Hilir 67 titik panas, Bengkalis 20 titik, Indragiri Hulu 20 titik, Kuantan Singingi 15 titik, Siak 14 titik, Kampar 2 titik, Rokan Hilir 3 titik, Rokan Hulu 3 titik, serta Kota Dumai 1 titik.
Sementara itu, kondisi kabut asap ini telah mulai menimbulkan penyakit ISPA yang menyerang anak-anak balita hingga remaja.
Disisi lain, untuk jarak pandang, dari laporan pihak bandara SSK II Pekanbaru berada pada 4.000 hingga 5.000 meter. Ini memungkinkan operasional penerbangan masih tetap berjalan.
Kondisi yang melanda wilayah Riau dan Pekanbaru ini, diimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar dan menggunakan masker.
Alangkah baiknya tetap berada di dalam rumah pada akhir pekan ini, atau tidak berkunjung ke Riau jika tidak untuk urusan penting.
[]