Edukasi Kreatif Oshibana, Mahasiswa Kukerta FMIPA UNRI Ajak Siswa SDN 019 Desa Buatan 1

ARASYNEWS .COM, DESA BUATAN, SIAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau tahun 2026 laksanakan kegiatan edukasi kreatif bersama siswa SDN 019 desa Buatan 1 kecamatan Koto Gasip, kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Salah satu yang dilakukan yakni pelatihan pembuatan oshibana.

“Kami berikan pelatihan ini untuk menumbuhkan kreativitas dengan mengenalkan pemanfaatan bahan alam kepada siswa sejak usia dini,” kata Naura Nazhifa, Jum’at (6/2).

Oshibana merupakan seni mengeringkan dan menyusun bunga atau daun alami menjadi karya seni seperti hiasan, kartu ucapan, atau figura.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta memberikan penjelasan sederhana mengenai apa itu oshibana, jenis tumbuhan yang dapat digunakan, serta langkah-langkah pembuatannya dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Para siswa terlihat antusias saat memilih daun dan bunga, lalu menyusunnya sesuai dengan kreativitas masing-masing.

Mahasiswa Kukerta juga memberi pendampingan secara langsung agar proses pembuatan oshibana berjalan dengan baik dan aman.

Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mengajarkan siswa untuk lebih mengenal lingkungan sekitar dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijak.

Melalui oshibana, siswa diajak memahami bahwa daun dan bunga yang ada di sekitar sekolah maupun rumah dapat diolah menjadi karya seni bernilai.

Pihak sekolah juga menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilakukan karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa.

“Anak-anak kelihatan senang dan antusias. Kegiatan oshibana ini beda dari biasanya, jadi mereka bisa belajar sambal main dan berkreasi” ujar salah seorang guru SDN 019 Desa Buatan 1.

Melalui program edukasi kreatif ini, mahasiswa Kukerta FMIPA UNRI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar.

“Kegiatan pembuatan oshibana ini diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman sesaat, tetapi juga dapat menginspirasi siswa untuk terus berkreasi dan mencintai lingkungan di sekitarnya,” harap Naura Nazhifa.

“Dan mahasiswa Kukerta juga berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus terjalin demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa,” pungkasnya.

[Rls]

You May Also Like