Konvoi Jokowi di Bali Diadang Perempuan, Setingan atau Spontan?

ARASYNEWS.COM – Beredar postingan video yang memperlihatkan seorang perempuan nekat mendekati dan berupaya mengadang konvoi Presiden Jokowi viral di media sosial.

Perempuan yang mengenakan baju putih dan celana panjang biru itu berlari dan mendekati mobil presiden yang berpelat merah berbendera merah putih.

Hal itu terjadi saat Jokowi membuka kaca dan melempar kaus berwarna hitam ke arah warga yang menyaksikan rombongan Kepala Negara di pinggir jalan.

Tapi, Jokowi yang melihat perempuan yang belum diketahui identitasnya itu seolah meladeni aksinya.

Apakah aksi ini setingan atau spontanitas tidak diketahui secara pasti. Hanya saja dari berbagai video yang beredar juga adalah salah seorang perekam video di akun Tiktok yang membututi perempuan itu.

Anggota Paspampres bermotor yang berseragam hitam dan bersenjata nampak kesulitan menghalau perempuan tersebut.

Anggota paspampres lain baik berseragam maupun tidak, lantas mendekati perempuan tersebut seiring mobil kepresidenan jenis Mercy berwarna hitam melambat.

Perempuan tersebut setidaknya harus dihalau oleh dua anggota Paspampres berseragam dan dua anggota berbadan tegap.

Terlihat pula dua orang warga lain yang berupaya mendekat mengikuti aksi perempuan itu.

Perempuan itu akhirnya berhasil diusir ke pinggir jalan oleh petugas polisi lainnya.

Diketahui, orang nomor satu di Indonesia ini mengaku sengaja meninjau pasar selepas perhelatan KTT G20 untuk memastikan harga-harga. Ia masih berada di Bali dan melakukan blusukan ke Pasar Badung.

Sementara Direktur Utama (Dirut) Perumda Sewakadarma Ida Bagus Kompyang Wiranata menyebut sebanyak 150 pedagang di Pasar Badung, Bali, menerima bantuan tunai dari Presiden Jokowi serta 1.200 paket sembako untuk seluruh pedagang dan pekerja di pasar.

“Yang dapat bantuan itu 150 orang yang kurang lebih sebanyak Rp1,2 juta, untuk 100 pedagang di dalam Pasar Badung dan 50 pedagang di luar pasar. Kemudian sembako semua pedagang diberikan, termasuk buruh angkat barang, juru parkir, dan petugas kebersihan,” kata dia. []

Source. Democrazy

You May Also Like