Kabut Asap Menutupi Ruas Jalan dan Menyebabkan Lakalantas, Ada yang Meninggal Dunia

ARASYNEWS.com — Telah terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) beruntun sejumlah kendaraan di jalan lintas Sumatera. Kendaraan yang terlibat mayoritas adalah kendaraan berat berjenis truk yang sedang mengangkut barang.

Dari informasi yang dirangkum, ada sebanyak 10 kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun ini.

Disebutkan, lokasi kejadian di jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Kampung Bawang Latak, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10/2026) siang sekitar pukul 13.35 WIB

Akibatnya, ada lima orang yang mengalami luka-luka dan dua orang meninggal dunia.
⁠
Peristiwa yang terjadi itu diduga dipicu asap tebal yang menutupi badan jalan. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengemudi terbatas hingga berujung tabrakan beruntun.⁠
⁠
Dari keterangan Kasatlantas Polres Tulang Bawang Iptu Farhan Maulana Affianto, menyebutkan ada lima korban luka yakni Apung Hanuji (40), warga Gedung Aji Baru, Tulang Bawang; Etis Sutisna (48), warga Cipatat, Kabupaten Bandung Barat; Catur Sampurna (58), warga Penawartama, Tulang Bawang; Aang Barusin (40), warga Kota Bekasi, Jawa Barat; serta M. Aidil Yamin (28), warga Madang Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.⁠

Sementara, dua korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian yakni Rizki Mubarok (25) warga Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, dan Heri (31) warga Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.⁠

Dari laporan di lapangan, Farhan menjelaskan, kecelakaan bermula saat kendaraan boks hendak mendahului kendaraan di depannya. Di saat bersamaan, kondisi jalan tertutup asap kebakaran.

Kemudian, dari arah berlawanan datang kendaraan mini bus hingga terjadi benturan.

Tabrakan itu kemudian memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih 10 kendaraan.⁠
⁠
Kecelakaan beruntun disebabkan jarak pandangan yang terbatas akibat ruas jalan tertutup asap.

Hingga kini, proses evakuasi korban dna kendaraan masih dilakukan. Ada juga korban yang terjepit. Proses evakuasi dilakukan tim gabungan yang terdiri dari pihak kepolisian, Basarnas, dn masyarakat.

[]

Dok. Istimewa

Next Post

No more post

You May Also Like