Ini Tanggapan Menag Yaqut Atas Permintaan Saifuddin Ibrahim

ARASYNEWS.COM – Setelah Menko Polhukam Mahfud MD mengecam pernyataan pendeta Saifuddin Ibrahim, kini Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas juga memberikan tanggapan. Hal ini disampaikan melalui Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Thobib Al Asyhar.

Thobib mengatakan Yaqut menyanggah jika pesantren disebut melahirkan kaum radikal.

“Tidak pada tempatnya Pendeta Saifuddin mengklaim pesantren melahirkan kaum radikal. Dia lupa bahwa Gus Menteri terlahir dari lingkungan pesantren dan juga keluarganya memiliki pesantren. Tentu Menag tidak setuju dengan pernyataan Pendeta Saifuddin,” kata Thobib dalam keterangannya, yang dikutip pada Sabtu (19/3/2022).

Thobib menyayangkan statemen Saifuddin Ibrahim dan ia juga menilai apa yang disampaikan ini bisa mengganggu kerukunan antar umat beragama.

“Saya melihat, apa yang dilakukan Pendeta Saifuddin justru dapat mengganggu kerukunan antar umat dan upaya menguatkan moderasi beragama,” ucapnya.

Yaqut, lanjut Thobib, kerap mengajak tokoh agama untuk tidak menyampaikan pendapat yang bukan menjadi kompetensinya. Dan mengatakan para tokoh agama termasuk Saifuddin Ibrahim harus mengedepankan merajut kerukunan.

“Gus Menteri selama ini terus mengajak tokoh agama menjaga kerukunan,” ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakan Thobib, bahwa Yaqut tidak mengenal Saifuddin Ibrahim. Dan juga tidak pernah ada pertemuan resmi antara Menag Yaqut dengan Saifuddin Ibrahim.

“Gus Menteri (Yaqut) tidak kenal dengan Pendeta Saifuddin Ibrahim. Gus Menteri tidak pernah mendengar apa yang diklaim Pendeta Saifuddin berulangkali dikatakan ke Menag,” tegasnya. []

You May Also Like