ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Pasca meninggal kepala Diskominfotik Riau Rahima Erna, Gubernur Riau pun langsung memberikan instruksi untuk dilakukannya tracking kepada pegawai di lingkungan Diskominfo di Riau. Dan hasilnya, dari tes swab PCR yang dilakukan pada 100 orang, tiga orang dewasa antaranya dinyatakan terpapar positif Covid-19.
Meskipun, mereka-mereka ini sudah divaksin sebanyak dua kali, akan tetapi mereka dapat saja terpapar Covid-19.
“Kemarin ada 100 orang tes swab PCR tracking dari almarhumah Buk Kadis. Hasilnya 3 orang staf yang kontak langsung dengan almarhumah dinyatakan positif Covid-19,” ujar Plt Kepala Diskominfotik Riau Raja Hendra Saputra, Jum’at (17/12).
Ia juga mengatakan, bukan hanya Erna yang positif, tapi juga suaminya berinisial S juga dinyatakan positif dan sempat dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Diketahui, suami Erna ini bertugas di Satpol PP Riau yang juga dilakukan tracking
“Hasil tracking Pak S, tidak ada yang positif dari 15 orang pegawai Satpol PP yang menjalani swab PCR. Pegawai yang diswab, khusus yang kontak erat dengan Pak S, untuk tahap awal. Hari ini nanti diswab lagi 138 orang,” terang Hendra.
Hendra menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan tracking terhadap pegawai Diskominfo Riau dan pegawai di Satpol PP. Dari total 218, baru 100 orang pegawai Diskominfo yang menjalani tes swab.
“Hari ini pegawai Diskominfo yang sudah menjalani swab ada 50 orang, hasilnya belum keluar. Swab yang dilakukan secara bertahap,” jelas dia.
Sementara itu, Hendra juga meminta pihak kerabat yang kontak erat dengan keluarga Erna agar memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang ada.
“Sesuai arahan Gubernur Riau, pihak-pihak kerabat dari Buk Erna, agar memeriksakan diri atau tes swab PCR ke faskes-faskes yang ada,” tukas Hendra.
Saat ini, dari kejadian kemarin, pegawai di lingkungan Diskominfotik Riau menerapkan work from home atau bekerja dari rumah. Sedangkan pegawai yang positif langsung diisolasi di tempat isolasi terpadu milik Pemprov Riau. []