ARASYNEWS.COM – Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi darat untuk memudahkan mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain. Perjalanan menggunakan alat ini dapat mempersingkat waktu karena tidak ada hambatan yang berarti.
Dalam setiap perjalanan, tentunya semua orang mengharapkan keberkahan, perlindungan, dan juga keselamatan hingga sampai ke tempat tujuan.
Dan dalam Islam, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam perjalanan darat, yang salah satunya menggunakan kereta api, yakni berdoa sebelum menaiki kendaraan.
Ada doa yang dianjurkan untuk dibaca saat menaiki kendaraan, baik darat, laut, dan udara.
- Doa naik kendaraan darat
سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبّنَا لَمُنْقَلِبُوْن
“Subhaanalladzi sakhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbina lamunqolibuun.”
Artinya: “Maha suci Allah yang memudahkan ini (kendaraan) bagi kami dan tiada kami mempersekutukan bagi-Nya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”
- Doa Naik Kendaraan Laut
Doa menaiki kendaraan laut adalah bagian dari sunnah nabi Muhammad SAW yang diajarkan kepada umat Islam.
Doa ini menjadi bentuk keyakinan bahwa Allah SWT akan selalu melindungi umat-Nya ketika berada di atas kendaraan laut. Berikut doanya:
بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
“Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa inna robbii laghofuurur rohiim.”
Artinya: “Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
- Doa Naik Kendaraan Udara
Bepergian dengan menaiki pesawat sebagai jalur udara juga memiliki doa khusus yang berbeda dengan doa-doa sebelumnya.
Bacaan doa menaiki kendaraan udara adalah sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ
“Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl.”
Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami bepergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam bepergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.”
Doa Setelah Sampai Dilokasi Tujuan
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِىْ سَلَّمَنِىْ وَالَّذِىْ آوَانِى وَالَّذِىْ جَمَعَ الشَّمْلَ بِىْ
“Alhamdulillahil-ladzii salamanii wal-ladzii aawanii wal-ladzii jama’as-syamlabii.”
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dan telah melindungiku dan yang mengumpulkan aku dengan keluargaku.”
Doa naik kendaraan umum (darat, laut, udara)
Ini bertujuan memohon keselamatan dan perlindungan Allah SWT. Doa yang umum dibaca adalah ayat dari Surat Az-Zukhruf ayat 13-14, yaitu:
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
Latin: Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa inna ila rabbina lamunqalibun.
Artinya:”Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”.
Doa Pendek Lainnya:
Bismillahi majreha wa mursaaha, inna rabbi laghafuurur rahiim (Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar/berjalan dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).
Bismillahi, Alhamdulillah (Dengan nama Allah, Segala puji bagi Allah).
Sebelumnya, saat keluar dari rumah, juga perlu berdoa, yakni: Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, la hawla wa la quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya).

Adab Membaca Doa Sebelum Naik Kendaraan
Islam juga sudah mengajarkan beberapa adab yang bisa diterapkan saat membaca doa naik kendaraan. Meskipun kelihatannya sepele, adab ini sangat penting untuk diterapkan agar doa yang dipanjatkan bisa diijabah oleh Allah SWT.
Berikut adalah beberapa adab yang perlu dilakukan ketika mengamalkan doa naik kendaraan sebelum bepergian:
-Dianjurkan untuk berdoa dalam kondisi yang suci dengan cara berwudhu sebelum bepergian.
-Usahakan untuk menghadap ke arah kiblat seperti saat menjalankan sholat.
-Berdoa dengan khusyuk dan penuh pengharapan kepada Allah SWT dengan posisi tangan menadah ke atas saat berdoa.
-Merendah ketika berdoa kepada Allah SWT dan menundukkan diri dengan keyakinan penuh akan kekuasaan-Nya.
-Meminta perlindungan dengan bertawakal kepada Allah SWT supaya perjalanan yang dilakukan berjalan lancar tanpa hambatan apapun.

Keutamaan Membaca Doa Naik Kendaraan
Sama seperti doa lainnya, doa sebelum naik kendaraan juga memiliki banyak keutamaan apabila diamalkan. Berikut ini adalah keutamaan membaca doa ketika naik kendaraan baik darat, laut, dan udara.
- Dilindungi oleh Allah
Seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa sebelum bepergian seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Keutamaan dari doa ini yaitu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT mulai dari berangkat, hingga sampai ke tempat tujuan.
- Dijauhkan dari Segala Gangguan
Membaca doa sebelum bepergian dan naik kendaraan merupakan salah satu cara untuk senantiasa mengingat Allah SWT.
Sebab, doa menaiki kendaraan memiliki keutamaan yaitu mendapatkan ridho Allah dalam setiap perjalanan.
Dengan demikian, perjalanan yang dilakukan akan terasa lebih lancar dan dijauhkan dari segala bentuk gangguan.
- Mendatangkan Pahala
Sebagai amalan sunnah, mengamalkan doa ketika naik kendaraan tentu akan mendatangkan banyak pahala bagi siapapun yang menjalankannya.
Dengan membaca doa ini, seorang muslim telah melakukan suatu amalan untuk selalu mengingat Allah SWT.
- Mendatangkan Perasaan Aman
Keutamaan membaca doa sebelum naik kendaraan yang terakhir yaitu bisa mendatangkan perasaan aman bagi yang menjalankan.
Dengan membaca doa, hati akan terasa lebih tenang, sehingga tidak akan ada rasa khawatir saat melakukan perjalanan.
- Rasa Syukur Kepada Allah SWT
Membaca doa saat naik kendaraan darat, laut dan udara merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan.
Dengan bersyukur kepada Allah SWT, umat Muslim akan selalu mengingat bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.
Anjuran Naik Kendaraan saat Bepergian agar Aman
Sebelum bepergian menaiki kendaraan, ada beberapa tips atau anjuran yang bisa diikuti sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW.
Tidak hanya untuk menambah pahala, anjuran ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman ketika bepergian.
Berikut beberapa sunnah yang dianjurkan:
-Membaca doa keluar rumah dan naik kendaraan seperti yang sudah dijelaskan di atas.
-Membaca takbir (Allahu Akbar) ketika melewati jalan menanjak, dan membaca tasbih (Subhanallah) ketika melewati jalan.
-Hindari membawa banyak barang yang bisa membebani kendaraan.
Istirahat ketika diperlukan dan jangan paksakan berkendara ketika mengantuk.
-Berkendara dengan santun dan jangan berkendara dengan ugal-ugalan.
-Dahulukan kaki kanan saat naik kendaraan, dan turun dengan menggunakan kaki kiri lebih dulu.
-Ucapkan lafadz hamdalah (Alhamdulillah) saat sudah sampai dan turun dari kendaraan.
Doa naik kendaraan sangat baik untuk diamalkan ketika bepergian menaiki kendaraan, baik darat, laut, maupun udara.
Dengan mengamalkan doa ini, Allah akan melindungi umat-Nya ketika perjalanan dan menghindarkan dari segala bentuk hambatan yang muncul.
Hal lain yang perlu dilakukan saat perjalanan
Dalam perjalanan, ada beberapa hal yang juga tidak boleh untuk ditinggalkan ataupun terlewatkan. Salah satunya adalah melaksanakan ibadah sholat.
Sementara itu, sholat juga dapat di-jamak baik sebelum ataupun sesudah dalam perjalanan. Tapi jika dalam perjalanan seperti di dalam kereta api ataupun di dalam pesawat, sholat juga dapat dilakukan.
Agama Islam tetap mewajibkan salat saat safar di kereta, dengan keringanan melakukan jamak/qashar atau shalat sambil duduk jika tidak memungkinkan berdiri.
Penumpang kereta yang sedang safar (perjalanan jauh) diperbolehkan menjamak dan meringkas shalat (qashar) untuk meringankan, sesuai syariat.
Tata cara shalat sebaiknya dilakukan dengan berdiri. Namun, jika kereta tidak memungkinkan (misalnya karena guncangan atau ruang terbatas), shalat bisa dilakukan dengan duduk di kursi.
Jika tidak ada air yang cukup atau tidak memungkinkan ke toilet, maka dapat dengan ber-tayamum di dalam kereta untuk bersuci.
Wallahu alam bish shawab
[]