Gunung Sinabung Erupsi, Wilayah yang Terdampak Abu Vulkanik

ARASYNEWS.com — Gunung Sinabung yang berada di kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara erupsi pada Senin (31/8/2026). Tercatat ketinggian kolom abu 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut. Erupsi ini tercatat mulai terjadi pada pukul 10.17 wib.

Dikutip dari keterangan Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen Putra, abu vulkanik terbawa angin ke arah timur dan tenggara. Ada dua daerah yang terdampak, yakni Kecamatan Berastagi dan Kecamatan Kabanjahe.

Hingga kini, erupsi masih terjadi dengan ketinggian yang mulai menurun, sekitar 500 meter dari atas puncak.

“Erupsi yang pertama ketinggian kolom abu mencapai 3.500 meter. Erupsi masih terus terjadi dan berlangsung hingga saat ini. Kalau sampai saat ini ketinggian kolom abu sekitar 500 meter,” jelasnya.

Akibat erupsi ini, masyarakat diimbau waspada dan tidak mendekati dalam radius 3 km dari puncak dan radius 6 km untuk sektoral selatan-timur.

Untuk masyarakat yang bermukim di bantaran aliran sungai yang berhulu dari gunung Sinabung agar tetap waspada akan bahaya lahar dingin.

Adapun status gunung Sinabung pasca kejadian ini dinaikkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Gunung Sinabung terakhir kali mengalami erupsi pada Tahun 2022.

Erupsi ini tidak menutup kemungkinan terjadinya erupsi lanjutan.

Selain itu, sepanjang bulan Agustus 2026, aktivitas kegempaan Gunung Sinabung tercatat meningkat. Dalam periode tersebut terekam 141 kali gempa Vulkanik Dalam, 29 kali gempa Low Frequency, 14 kali gempa Hembusan, delapan kali gempa Hybrid/Fase Banyak, dua kali gempa Tornillo, satu kali gempa Vulkanik Dangkal, satu kali gempa Guguran, 26 kali gempa Tektonik Lokal, 93 kali gempa Tektonik Jauh, satu kali gempa Terasa, dan satu kali gempa Getaran Banjir.

Sementara itu, sebelum erupsi besar pada pukul 10.17 WIB, terekam rentetan 85 kali gempa Vulkanik, satu kali gempa Hembusan, dan satu kali Tremor Harmonik.

Lebih lanjut, masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu terkait erupsi Gunung Sinabung. Masyarakat diminta mengikuti arahan BPBD Provinsi Sumatera Utara dan BPBD Kabupaten Karo.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like