ARASYNEWS.COM – Terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di ruas jalan bebas hambatan atau jalan tol yang menghubungkan Padang – Sicincin pada Ahad (29/6/2025).
Dari informasi yang dirangkum, kecelakaan ini adalah kecelakaan tunggal yang terjadi pada pukul 08.50 wib pada KM 24 jalur A.
Disebutkan, kendaraan bus berpenumpang hilang kendali sehingga menabrak pembatas tengah ruas jalan tol, dan kemudian berhenti. Bus mengalami kerusakan pada bagian samping depan.
Sementara itu, para penumpang tidak mengalami luka-luka ataupun meninggal. Hanya saja para penumpang mengalami shock akibat tragedi tersebut.
Para penumpang kemudian keluar dari kendaraan dan juga banyak orang-orang yang turun dari kendaraan lainnya untuk membantu melakukan evakuasi.
Sementara itu, akibat lakalantas itu, arus lalu lintas sempat terjadi kemacetan karena ingin melihat dan mengetahui kejadian.

Bus wisata PT Malalo Trans Wisata
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, AKBP M. Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan bus tersebut adalah bus wisata PT Malalo Trans Wisata yang membawa total 35 orang penumpang.
“Sebanyak 33 orang selamat tanpa mengalami luka, sementara dua lainnya tengah mendapatkan perawatan akibat luka ringan. Tidak ada korban jiwa,” dikatakan AKBP Reza Chairul Akbar Sidiq, Ahad (29/6) siang.
Bus pariwisata itu bernomor polisi BA 7077 QU tersebut diduga mengalami hilang kendali (out of control). Namun, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kecelakaan lantaran masih dalam proses penyelidikan.
“Penyebab kecelakaan masih kami selidiki. Unit Laka Lantas saat ini masih bekerja di lapangan. Informasi lebih lanjut akan segera kami sampaikan,” kata dia.
Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan bus mengalami kerusakan parah, sementara roda belakang sebelah kiri kendaraan diketahui terlepas dari bodi bus.
Dirlantas Polda Sumbar turut mengimbau seluruh pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, serta mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.
“Sebelum berkendara, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan jadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” pungkasnya. []