Berapa Uang Saku yang Perlu Dibawa Jama’ah Saat Berhaji 1447H/2026M ?

ARASYNEWS.COM – Jama’ah calon haji reguler Indonesia dalam waktu dekat diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi yang ada di Indonesia. Keberangkatan kloter pertama gelombang pertama akan dimulai pada 22 April 2026.

Sementara itu, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah memberikan uang saku dalam bentuk uang Saudi (riyal SAR) kepada jama’ah sebagai pegangan saat berada di Tanah Suci, yakni sebesar SAR 750 (sekitar Rp 3,4 juta).

Meski begitu, jama’ah disarankan membawa dana pribadi tambahan berkisar Rp5-7 juta untuk cadangan, menjadikan total dana ideal berkisar Rp8,4-12,4 juta.

Disisi lain, jama’ah yang membawa uang cash lebih dari Rp 100 juta, diimbau untuk melapor ke petugas cukai.

Lantas berapa uang yang perlu dibawa sebagai pegangan jama’ah haji?

Dikutip dari konsultan haji, memberikan penjelasan tentang jumlah uang yang perlu dibawa.

Banyak calon jemaah haji bingung,
harus membawa uang berapa saat berangkat ke Tanah Suci untuk tahun 2026. Kebingungan jama’ah haji biasanya sebaiknya bawa uang saku berapa?

Sebenarnya uang saku haji bisa dihitung dengan cara yang sangat sederhana, karena hotel, makan dan transportasi sudah termasuk dalam biaya haji.

Jika dihitung secara sederhana selama ±40 hari perjalanan haji, kebutuhan tambahan biasanya meliputi: snack dan minuman, transportasi tambahan, sedekah, oleh-oleh sederhana, dana darurat, DAM Haji Tamattu’.

Rincian perhitungan:

  • snack dan minuman selama di Masjidil Haram sekitar 400 riyal
  • transportasi tambahan taksi sekitar 150 riyal
  • Sedekah dan infaq di tanah suci sekitar 100 riyal
  • oleh-oleh sederhana seperti kurma dan coklat sekitar 350 riyal
  • dana darurat untuk obat atau kebutuhan kecil sekitar 200 riyal
  • persiapan dan haji umroh sekitar 800 riyal

Jika dijumlahkan, kebutuhan minimal sekitar 2.000 Riyal Saudi atau sekitar Rp8-9 juta.

Sebaiknya bawa sekitar 1.000 – 1.500 SAR dalam bentuk cash, sisanya bisa menggunakan kartu debit internasional dan mata uang yang paling praktis digunakan di tanah suci adalah riyal Saudi atau SAR.

Untuk haji tahun 1447H/2026M, diperkirakan jama’ah haji akan berada di Tanah Suci selama 40 hari.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like