Bekas Tapak Kaki Ukuran Besar Juga Ada di Daerah-daerah Ini di Indonesia

ARASYNEWS.COM – Bukan hanya di Aceh Selatan saja ada ditemukan jejak telapak kaki berukuran raksasa. Di daerah lain di Indonesia juga ditemukan. Hanya saja bentuknya tidak sejelas di Tapak Tuan.

Salah satu yang juga ditemukan ada di di Kabupaten Lebong. Jejak ini berada di kawasan objek wisata Danau Picung, kecamatan Pelabai, Bengkulu Utara. Tepatnya dipinggir jalan dan posisinya vertikal pada sebuah batu. Ditemukan saat pembukaan akses jalan.

Keberadaan telapak kaki ini tidaklah viral seperti yang lainnya. Dalam cerita masyarakat yang beredar bahwa jejak kaki di batu ini merupakan jejak kaki si Pahit Lidah saat ia melintas di Lebong. Tidak ada yang mengetahui persisi kisah ceritanya seperti apa.

Lokasi di peta, pada lintang dan bujur : 8°15’50.5″S 116°15’43.3″E.

Tempat lain, di Indonesia juga ada ditemukan jejak kaki berukuran besar. Tepatnya di sebuah tebing di Sungai Cempogok Desa Kayangan kecamatan Kayangan kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Tempat ini terkesan terabaikan meski berada dalam kawasan situs.

Dirangkum dari berbagai sumber, untuk mengunjungi situs telapak kaki raksasa ini sebenarnya cukup mudah, letaknya sekitar 500 meter ke selatan jalan dari Kantor Camat Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Letaknya juga sekitar 50 meter ke timur dari jalan utama Kayangan menuju Santong. Jejak telapak kaki raksasa ini tepat berada di tebing Sungai Cempogok. Bagi pengunjung yang ingin melihat lebih dekat akan kesulitan mencapainya.

Dan bagi warga di luar Desa Kayangan juga akan cukup sulit untuk menemukan bekas jejak ini, pasalnya tidak ada satu pun arah penunjuk jalan tentang keberadaannya.

Jika dilihat secara seksama, terlihat jelas sebuah telapak kaki raksasa dengan panjang sekitar 5 meter dan lebar 3 meter menempel di sebuah tebing batu. Tampak seperti telapak kaki kanan

Dari keterangan masyarakat setempat, keberadaan jejak telapak kaki yang menempel di tebing bebatuan di atas Sungai Cempogok ini diyakini bekas telapak kaki Datu Keling ketika Datu Keling berburu.

Datu Keling diyakini pernah berkuasa disekitar lereng Gunung Rinjani pada masa pra aksara.

Konon Datu Keling pernah berwasiat kepada kaula balanya (rakyatnya) bahwa jika suatu saat dia menghilang, maka akan meninggalkan bekas telapak kaki. Telapak kaki raksasa di Sungai Cempogok ini pun diyakini sebagai bekas telapak kaki Datu Keling.

Dari keterangan masyarakat setempat, beberapa ratus meter ke arah selatan dari lokasi telapak kaki raksasa ini ada situs Jukung (sampan), telapak kaki kuda dan situs lainnya yang diyakini aliran air seni dari Datu Keling.

Selain itu sekitar 500 meter kearah barat daya jejak telapak kaki raksasa ini ditemukan pula situs Sumur Jembung dan situs Batu Dendeng Bertutup. []

You May Also Like