Konservasi Partisipatif Masyarakat Kelurahan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis yang Patut Dicontoh
ARASYNEWS.COM, BENGKALIS – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima lahan seluas 21 hektar dari masyarakat Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
Pengelolaan lahan milik masyarakat Balai Raja ini akan dijadikan area untuk ruang makan, ruang jelajah dan ruang main bagi Gajah sumatera yang ada di Provinsi Riau.
Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono mengatakan, hal ini sangat sesuai dengan apa yang sering digaungkan oleh Balai Besar KSDA Riau bahwasanya #konservasitakmungkinsendiri.
Konservasi akan terwujud secara nyata jika melibatkan seluruh unsur dan elemen masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata konservasi partisipatif atau konservasi lintas batas, dimana masyarakat ikut terlibat dalam pelestarian dan perlindungan satwa liar khususnya Gajah Sumatera,” kata Suharyono, Jum’at (16/7/2021)
“Lahan seluas 21 hektar ini akan ditanami tanaman hutan dan tanaman kehidupan yang ramah terhadap Gajah sekaligus dapat diambil manfaatnya untuk masyarakat,” kata Suharyono.
Dalam kegiatan ini telah ditanam beberapa jenis tanaman secara simbolis dan akan disusul tanaman jenis jengkol, petai, kopi, gaharu dan durian masing masing sebanyak 800 bibit dan akan dilanjutkan sampai target terpenuhi.
Suharyono dan BBKSDA Riau mengucapkan terimakasih pada Rimba Satwa Foundation (RSF) yang telah menginisiasi kegiatan ini dan PT. CPI, PT Kojo serta PT Hutama Karya yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini. [Rls]