Bangunan Sejarah di Siak Ambruk, Beberapa Anak-anak Sekolah Terluka

ARASYNEWS.COM, SIAK – Satu bangunan bersejarah yang ada di kabupaten Siak provinsi Riau ambruk. Beberapa anak-anak yang sedang melakukan studi tour menjadi korban. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 08.45 WIB.

Adapun yang ambruk itu adalah salah satu ruangan di lantai dua pada bangunan cagar budaya Tangsi Militer Belanda.

Bangunan ini berada di tepi Sungai Siak, di jalan Pemuda, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Telah berdiri sejak tahun 1860 pada masa Kolonial Belanda.

Dari penelusuran, tempat bersejarah itu mendapat kunjungan studi tour rombongan SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, kelas 5 dan 6.

Mereka mendapat bimbingan dari beberapa orang guru untuk mengikuti kegiatan wisata edukasi di kompleks bangunan bersejarah peninggalan Belanda tersebut. Ada 55 murid dan 13 guru. Dan dipandu oleh pemandu wisata, Safrizal.

Pada salah satu ruangan di lantai dua yang terbuat dari kayu, secara tiba-tiba ambruk. Diduga karena kelebihan kapasitas dan juga karena lapuk dimakan usia. Alhasil, beberapa orang anak dan guru ikut terjatuh ke lantai dibawahnya.

Adapun ketinggian jatuhnya itu sekitar empat meter. Puing-puing kayu dan material bangunan lainnya berserakan di lantai dasar.

Dikabarkan, satu orang guru dan delapan siswa mengalami luka-luka, mulai dari luka robek di bagian kepala dan wajah, nyeri pinggang, hingga bengkak pada kaki dan tangan.

Sementara itu, yang lainnya histeris dan ada yang menangis. Sedangkan guru-guru yang lainnya mencoba menenangkan anak-anak.

Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Tengku Rafi’an Siak untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak terkait juga langsung menutup sementara kompleks Tangsi Belanda guna mencegah kejadian serupa dan mengamankan lokasi.

Berdasarkan hasil pemantauan awal, runtuhnya lantai dua bangunan diduga disebabkan kondisi kayu yang telah lapuk dan dimakan rayap, akibat usia bangunan yang sudah tua serta kurangnya perawatan.

Kejadian ini menjadi sorotan serius banyak pihak, mengingat Tangsi Militer Belanda ini merupakan cagar budaya yang kerap menjadi tujuan wisata edukasi di Kabupaten Siak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait atas kejadian runtuhnya lantai dua bangunan Tangsi Militer Belanda.

[]

You May Also Like