Awal Tahun, Jalan di Kota Pekanbaru Kebanjiran, Drainase Tidak Berfungsi

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Curah hujan yang tinggi membuat beberapa ruas jalan utama di kota Pekanbaru digenangi air alias banjir. Beberapa diantaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Arifin Achmad, dan Jalan HR Soebrantas. Ketinggian air beragam hingga 50 centimeter.

Alhasil, lalu lintas kendaraan pun terganggu pada awal tahun ini, yakin Jum’at (2/1/2026).

Ada pengendara kendaraan roda dua yang ragu melintasi genangan air, sementara itu yang nekad terpaksa harus pasrah karena mogok. Begitu juga dengan kendaraan roda empat.

Sementara itu, di persimpangan SKA, akses jalan masuk kawasan pusat perbelanjaan itu juga terendam air. Dan petugas telah berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas kendaraan.

Adapun genangan air pada ruas jalan ini salah satunya akibat air pada drainase yang tidak mampu menampung dan mengalirkan air sebagaimana mestinya.

Dan baru-baru ini, yakni pada Jum’at (2/1/2026), Pemko Pekanbaru melalui walikota Pekanbaru Agung Nugroho tengah membahas hal ini bersama pihak kampus Universitas Riau. Dalam pertemuan Walikota Agung dengan Rektor Universitas Riau Prof Dr Hj Sri Indarti.

Adapun, masalah banjir ini dikhususkan pada kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.

Disepakati danau yang ada di kampus tersebut bakal dimanfaatkan untuk aliran air.

“Alhamdulillah dan terimakasih kami sampaikan ke Unri, karena bersedia memberikan danau di sekitarnya untuk menjadi embung dan kolam resapan. Dengan begitu, saya yakin banjir khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani bisa teratasi,” kata Agung.

Diketahui, ada sekitar 10 danau di Unri yang akan diproyeksikan. Danau-danau ini menjadi tempat penampungan air yang bakal dialirkan ke sana dan juga menjadi resapan air dari perumahan atau kawasan rawan banjir.

Sebagai percepatan langkah, Pemko dan Unri akan segera membentuk Tim guna berkoordinasi dengan Pemprov Riau serta BWS. Ini dilakukan guna mendapatkan dukungan sesuai dengan kewenangannya terutama terkait drainase dan jalan.

“Penyambungan jalur air dari luar hingga masuk ke danau, itu yang kita gesa. Nanti juga sekitar danau akan di revitalisasi agar menjadi kawasan asri. InsyaAllah, tahun ini diharapkan sudah ada pembangunan,” terang Agung

Sementara itu, Rektor Unri juga mendukung dan menyatakan bahwa pihak Unri punya tanggungjawab yang sama untuk berperan dalam mengantisipasi banjir terutama dikawasan sekitar kampus.

“Semoga apa yang kita rencana bisa terealisasikan,” pungkasnya.

[]

You May Also Like