ARASYNEWS.COM, BENGKALIS – Hari ini Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (@jokowi) datang lakukan kunjungan kerja ke Bumi Melayu Lancang Kuning.
Dalam agendanya, Presiden ke desa Muntai Barat Kabupaten Bengkalis untuk melihat langsung pulau terluar yang terdampak abrasi air laut, dalam rangkaian kegiatan Presiden akan menanam mangrove dan dan meninjau perbatasan dikarenakan lokasinya berhadapan langsung dengan Negara Malaysia.
Dalam perjalanan menuju lokasi penanaman, rombongan mobil pun melintasi jalan semen. Dan terlihat mobil yang ditumpangi presiden Jokowi diiringi Paspampres yang berlari kecil.
Masyarakat terlihat sudah menunggu dipinggir jalan menanti presiden dan rombongan lewat.
Mobil sedan yang ditumpangi Jokowi terlihat terbuka kacanya, dan ia juga menyempatkan melempar hadiah ke warga dari dalam mobil. Diketahui hadiah itu adalah baju kaos.
Warga yang mendapat baju itu terlihat senang karena baju tersebut bagus. Hanya saja hadiah yang dilempar itu menjadi rebutan dan sikap pemberian hadiah dengan cara dilempar itu dianggap masyarakat tidak sopan.

Sebagaimana diketahui, pada hari ini, Selasa (28/9/2021), Presiden RI Datuk Seri Joko Widodo kembali datang ke Tanah Melayu. Kali ini beliau akan berkunjung ke Pantai Raja Kecik, di Kampung Muntai, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.l, provinsi Riau.
Kunjungan Presiden ke Muntai sendiri adalah untuk melihat kondisi abrasi yang telah lama parah dan rusak di Bengkalis. Kerusakan yang sudah berlangsung ini sejak lama namun belum pernah mendapatkan penanganan serius dari Pemerintah provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Itulah sebabnya pada hari ini Presiden hadir dan akan memulai perbaikan pesisir guna mencegah abrasi yang lebih parah kedepan. Secara simbolis tanaman mangrove ditanam oleh Presiden beserta rombongan.
Dalam keterangan dari Gubernur Riau Syamsuar, mengatakan selain di Muntai sejatinya pesisir Riau, sepanjang aliran 4 sungai besar di Riau, dan pulau pulau terluar di Riau pun menghadapi permasalahan yang sama.
Dikatakan Syamsuar, ini harus diakui bahwa selama ini langkah perbaikan dan pencegahan terasa sangat minim dan baru kali ini mendapatkan perhatian langsung dari Presiden.
“Hari ini saya mendampingi Presiden RI Jokowi ke Muntai Kabupaten Bengkalis untuk melihat langsung pulau terluar yang terdampak abrasi air laut, Insya Allah, dalam rangkaian kunjungan, kami akan menanam mangrove dan besar harapan kami dibangun pos Perbatasan dikarenakan lokasinya berhadapan langsung dengan Negara Malaysia,” kata Gubernur Riau Syamsuar, Selasa (29/9).

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo bersama rombongan mulai lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 07.30 WIB.
Kemudian tiba di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, sekitar pukul 09.00 WIB. Jokowi tiba di Pekanbaru didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.
Setibanya di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, orang nomor 1 di Indonesia itu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU untuk menuju Kabupaten Bengkalis dalam rangka Kunjungan Kerja meninjau penanaman Mangrove, Selasa (28/9/2021).
Seperti biasa, orang nomor 1 di Indonesia tersebut sesekali membagi-bagikan kaos kepada masyarakat yang menyambut iring-iringan kendaraan Presiden Jokowi bersama sejumlah pejabat lainnya.
“Nanti langsung berangkat ke Kabupaten Bengkalis. Di sana Presiden akan melakukan penanaman pohon mangrove bersama masyarakat dan meninjau titik terdampak abrasi di Pantai Wisata Raja Kecik,” kata Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Candra, pada Senin (27/9/2021).
Candra menjelaskan, Jokowi setelah meninjau penanaman Mangrove di Bengkalis, akan langsung melanjutkan kunjungan kerja ke Kepri.
“Setelah itu, Presiden akan kembali menuju Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin dengan menggunakan helikopter. Dari Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Presiden dan rombongan kemudian akan lepas landas menuju Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),” tutup Candra.
[]