Mobil Dinas Pemkab Kampar Jadi Sorotan, Dua Unit Diletakkan di Jakarta

ARASYNEWS.COM, KAMPAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menyediakan fasilitas lima mobil dinas bagi Bupati Kampar. Ada dua mobil yang diletakkan di DKI Jakarta.

Disebutkan mobil ini sebagai sarana transportasi Pemkab Kampar saat bertugas di Jakarta.

Polemik soal keberadaan mobil dinas bupati ini awalnya diungkit oleh Panitia Khusus (Pansus) aset DPRD Kabupaten Kampar, Riau.

Pansus mengkritik Bupati Kampar yang menguasai lima mobil dinas. DPRD menilai hal itu bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2006.

“Menurut aturannya dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2006, seorang kepala daerah bupati atau wali kota hanya diperbolehkan menguasai dua unit mobil dinas, tidak bisa semaunya,” kata Ketua Pansus Aset DPRD Kampar, Ansor, seperti dilansir dari Antara, Kamis (2/9/2021).

Dia mengatakan hal itu ketika melakukan cek fisik kendaraan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Senin (30/8). Menurutnya, aturan soal mobil dinas menjelaskan mobil jenis jip berkapasitas 3.200 cc dan sedan 3.200 cc.

Lima unit mobil dinas tersebut adalah satu unit Innova di Yogyakarta, satu unit Kijang Innova, dan sedan Mercedes di Jakarta. Berikutnya, ada satu unit Land Cruiser, satu Toyota Fortuner, dan sebuah Toyota Harrier, tapi tak diketahui keberadaannya.

“Tapi kenyataannya, ada lima unit, di Kampar 2 unit, di Jakarta 2 unit, dan 1 unit di Yogyakarta,” ujarnya.

“Kalau yang namanya perjalanan dinas sudah ada anggarannya, jika demikian namanya itu pemborosan. Lagi pula kan tidak selalu berada di Jakarta ataupun Yogyakarta,” ujar Ansor.

Politikus PPP ini kemudian menyebut Pemkab Kampar hanya bisa menghadirkan 33 unit dari 56 unit mobil dinas ke Pansus Aset.

Dan terkait hal ini, Ansor meminta Pemkab Kampar serius menuntaskan masalah mobil dinas sehingga tidak saling menyalahkan.

Ansor menargetkan persoalan kendaraan dinas dapat tuntas secepatnya. Dia juga menyebut ada Toyota Alphard yang dikatakan untuk Bupati, tapi belum jelas keberadaannya.

“Yang jelas saat ini kita fokus kepada penyelesaian masalah kendaraan dinas ini,” ujarnya sambil menyinggung soal mobil jenis Alphard untuk bupati yang tidak terlihat itu.

Pemkab Kampar kemudian menanggapi kritik DPRD Kampar soal ada mobil dinas bupati yang tak jelas keberadaan. Menurut Pemkab Kampar, semua mobil dinas itu ada wujudnya.

“Khusus untuk mobil Bupati dibilang lima, itu benar. Di pool itu ada mobil Bupati dan Wakil Bupati. Kebetulan bupati (Azis) ada halangan tetap, meninggal. Tentu mobil di pool,” kata Sekda Kampar, Yusri, kepada wartawan, Rabu (1/9/2021) kemarin.

Yusri mengatakan tak semua mobil dipakai oleh Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto saat ini. Dia mengatakan mobil yang seharusnya dipakai Wabup terparkir di pool.

“Banyak, tapi bukan semua mobil bupati. Orang ini mengira mobil bupati semua, ya tidaklah. Mobil Pak Bupati ada, mobil Wabup juga ada dan semua di pool,” kata Yusri.

Dia mengatakan semua mobil ada di pool. Menurutnya, bupati kerap menggunakan mobil dinas berbeda dalam beberapa kesempatan.

“Ada semua dipakai mana yang sedia di pool, kadang Harrier, kadang Fortuner. Semua mobil di rumah Pak Bupati. Kalau pansus mau minta bisa, tapi kembalikan ke mana? Kita sudah bilang ada semua mobilnya,” terang Yusri. []

You May Also Like