ARASYNEWS.COM, DUMAI – Pemerintah Kota Dumai telah merencanakan pembangunan Eco Wisata Taman Satwa / Lembaga Konservasi di Kawasan Wisata Pantai Marina Puak, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Ada sekitar 40 hektare lahan yang bakal disiapkan oleh Pemko Dumai.
Hal ini merupakan inisiasi Pemko Dumai melalui Walikota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS dan berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Dinas PUPR Kota Dumai dan Dinas Pariwisata, untuk kerjasamanya melalui Sekretariat Daerah Kota Dumai Bidang Kerja Sama dan lain-lain.
Pemko Dumai akan menggandeng pihak ketiga dalam pembangunan kawasan ini. Yang artinya dana APBD Kota Dumai tidak terkuras untuk pembangunan kebun binatang ini.
Pembangunan Lembaga Konservasi yang akan melibatkan pihak ketiga dan Pemko Dumai dilakukan melalui sistem dan mekanisme perizinan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI atas usulan Pemerintah Kota Dumai ketika Menteri LHK berkunjung ke Kota Dumai dan disetujui oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.
Hal ini sama dengan revitalisasi Taman Bukit Gelanggang juga pembangunan Sarana Ibadah yang sebelumnya telah dilakukan.
Untuk diketahui, status lahan Pantai Marina Puak adalah lahan Pemko Dumai. Dan untuk pengembangan wilayah ini perlu adanya kerjasama dan mengintegrasikan antara kawasan wisata sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Dumai dengan Rencana Pembangunan Eco Wisata Taman Satwa atau lebih spesifiknya Kebun Binatang di Kota Dumai.
Nantinya Pembangunan Eco Wisata Taman Satwa akan dibagi beberapa zona, yaitu zona burung/unggas, zona mamalia, zona buas, zona edukasi, zona rekreasi, dan zona konservasi.
Dengan luas kawasan 40 hektare (lahan Pemko) dan 10 hektare direncanakan akan dimanfaatkan sebagai kandang pemeliharaan, kandang perawatan, kandang pengembangbiakan, kandang peragaan dan fasilitas pendukung lainnya.
Dengan adanya kebun binatang ini intinya akan ada sebuah kolaborasi aktivitas kepariwisataan antara wisata bahari dan kebun binatang di wilayah Pantai Marina Puak Teluk Makmur sehingga dapat menambah daya tarik dan kunjungan wisatawan lokal maupun interlokal, ditambah dukungan aksesibilitas jalan tol yang mempermudah wisatawan berkunjung ke Dumai.
Pembangunan kawasan ini disambut baik masyarakat, hanya saja terpantau di media sosial, tidak sedikit masyarakat yang juga berharap pemko Dumai dapat maksimal dalam pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat seperti perbaikan dan pembangunan jalan, jembatan, penerangan, dan sebagainya. []