ARASYNEWS.com, BUKITTINGGI — Berbagai rangkaian kegiatan dalam memperingati 100 tahun berdirinya Jam Gadang di kota Bukittinggi dilakukan. Kegiatan dimulai dari 3-21 Juni 2026. Dan salah satunya adalah melibatkan pelaku UMKM.

Pada puncak perayaan yang jatuh pada 20 Juni 2026, pemerintah kota Bukittinggi menghadirkan kuliner gratis. Festival ini hadir hingga penutupan acara, yakni pada Ahad, 21 Juni.
Hadirnya kuliner tradisional ini menyedot perhatian ribuan masyarakat dari berbagai daerah di kota Bukittinggi dan bahkan dari kota lainnya di Sumatera Barat hingga luar provinsi.
Alhasil, kawasan pedestarian Jam Gadang pun ramai pada Ahad sejak pagi hingga sore hari.
Warga antusias menikmati beragam kuliner khas Minangkabau yang disajikan gratis.
Festival tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan dan tertib. Dan tidak ada yang rebut-rebutan.
Yang menarik, seluruh kegiatan berlangsung tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebut festival tersebut menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat Minangkabau.
Dikatakannya, suksesnya acara didukung oleh kontribusi para donatur, pelaku usaha, sponsor, dan perantau Minang yang turut berpartisipasi.
Total ada puluhan ribu porsi yang disediakan dan seluruhnya habis dinikmati masyarakat dalam waktu singkat.
“Kegiatan ini dari kita untuk kita. Yang dibutuhkan adalah solidaritas, kepedulian, semangat berbagi, dan kesabaran. Alhamdulillah, dari target awal 20 ribu porsi, yang tersedia mencapai 41.790 porsi,” ungkap Ramlan, Ahad (21/6).
“Kami berikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, pelaku usaha, sponsor, dan perantau yang telah mendukung sehingga masyarakat dapat menikmati kuliner tradisional secara gratis,” pungkasnya.
[]