Seragam Gratis Akan Diberikan Pada Murid Baru Untuk Sekolah Negeri

ARASYNEWS.com — Pada tahun ajaran sekolah kali ini, pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru menggelontorkan bantuan berupa seragam gratis yang untuk seluruh murid baru di sekolah negeri.

Dikutip dari keterangan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal, bahwa seragam ini akan meringankan para orang tua akan biaya yang harus dikeluarkan kepada anak-anaknya terutama untuk penyediaan seragam sekolah.

Disebutkan, jumlah pakaian yang diberikan sebanyak tiga stel, yakni seragam harian (putih merah untuk tingkat SD dan putih dongker untuk tingkat SMP), pakaian pramuka, hingga pakaian olahraga.

Anggaran untuk seragam sekolah bagi murid-siswa baru ini adalah sebesar Rp 13 miliar yang naik dari sebelumnya Rp 6 miliar. Hal ini agar seluruh calon peserta didik mendapatkan seragam, yakni sebanyak 20.800 orang untuk anak SD dan SMP se-kota Pekanbaru.

Adapun anggaran untuk seragam ini diambil dari anggaran sarana dan prasarana. Diklaim juga, anggaran ini tidak mengorbankan anggaran untuk fasilitas lainnya untuk sekolah.

Program ini merupakan hasil pembahasan dan rencana antara Walikota Pekanbaru dengan DPRD kota Pekanbaru. Dan direncanakan akan dibagikan pada bulan Oktober 2026.

Istimewanya lagi, bagi 1.500 siswa jalur afirmasi di masing-masing jenjang, Pemko juga melengkapinya dengan bonus tambahan berupa tas dan buku sekolah gratis.

Keterangan DPRD Kota Pekanbaru

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, mengatakan bahwa program ini dinilai dapat membantu mengurangi pengeluaran orang tua pada awal tahun ajaran.

Adapun penerima bantuan terdiri atas 9.800 siswa SD dan 11.000 siswa SMP.

“Setiap peserta didik akan menerima tiga stel pakaian, yakni seragam utama, pramuka, dan olahraga,” kata dia, dikutip Rabu (5/8).

Pengerjaannya, kata dia, melibatkan beberapa vendor karena jumlah yang dibuat sangat banyak.

Terkait program ini, dikatakannya agar pihak sekolah segera menyampaikan kepada wali murid agar mereka tidak telanjur membeli banyak seragam.

“Jangan sampai orang tua sudah membeli dua atau tiga stel karena nantinya menjadi pemborosan. Seragam yang diberikan pemerintah menjadi hak siswa dan tidak perlu dikembalikan,” kata Tekad.

Lebih lanjut, Terkad mengatakan dan mengingatkan agar pergeseran anggaran ini tidak menghambat perbaikan gedung, mebel, dan fasilitas belajar yang rusak.

Dan ia berharap Pemko Pekanbaru mengalokasikan kembali dana pembenahan fasilitas pendidikan melalui APBD Perubahan. Dengan demikian, pembagian seragam gratis dan perbaikan sarana sekolah dapat dilaksanakan secara bersamaan.

“Tambahan anggaran itu tidak menjadi masalah bagi kami di DPRD karena memang tujuannya untuk membantu masyarakat. Kami hanya mengingatkan, jangan sampai anggaran perbaikan sarana dan prasarana ikut dikorbankan,” ujar Tekad.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like