Pengeluaran Bertambah Besar Usai Lantik Ribuan PPPK

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Ada sebanyak 5.884 orang yang dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada akhir September 2025. Mereka akan bertugas di berbagai daerah kabupaten kota di provinsi Riau.

Mereka diharapkan dapat bekerja dengan maksimal dan baik memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai janji menjadi pegawai kontrak.

Ribuan orang yang baru dilantik ini, diakui Gubernur Riau Abdul Wahid, akan menambah beban keuangan daerah, artinya anggaran belanja pegawai makin besar.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memberikan kepastian kepada para lulusan seleksi.

Sementara itu, untuk menggaji ribuan PPPK ini, Gubernur menyebutkan bahwa dana itu telah dianggarkan dalam APBD. Hanya saja jumlah tersebut naik cukup signifikan.

“Untuk penggajiannya sudah dianggarkan di APBD. Sudah masuk,” kata Abdul Wahid, dalam keterangannya yang dikutip.

Ia menampik, besaran beban keuangan ini harus ditanggung daerah sebagaimana keputusan.

“Ya cukup menambah, tetapi ini memang keputusan yang harus kita ambil. Meskipun dengan kondisi keuangan kita seperti ini, saya sebagai Gubernur Riau tetap bertanggung jawab untuk melakukan keputusan ini, dalam rangka memberikan kepastian kepada teman-teman yang sudah lulus PPPK,” terang Gubernur Riau.

Gubernur mengungkapkan perkiraan besaran anggaran yang dibutuhkan, naik sekitar puluhan miliar rupiah

“Kemarin kita hitung sekitar 40 (miliar) ya,” imbuh Gubernur.

Dari penjelasan Gubernur, anggaran sebesar itu bukan untuk satu tahun, melainkan untuk periode tiga bulan ke depan.

Diketahui juga, masih terdapat usulan penambahan lagi sekitar 2.500 orang PPPK paruh waktu yang masih dalam proses pengajuan. []

You May Also Like