ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Kasus kekerasan yang dilakukan beberapa orang yang diduga debt colector terhadap seseorang yang diduga nasabah akhirnya ricuh dan bahkan ditanggapi banyak orang. Kendaraan bahkan dirusak dengan dipukul dan ditendang.
Kejadian ini terjadi di halaman Mapolsek Bukit Raya di kota Pekanbaru pada Ahad (20/4/2025) dini hari.
Dan atas hal ini, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan
langsung bertindak tegas dengan mencopot Kapolsek Bukit Raya Kompol Syafni dan diganti dengan Kompol David Ricardo.
Ricardo sebelumnya menjabat sebagai Kabagops Polresta Pekanbaru sedangkan Syafnil kini bergeser menjadi Kepala Siaga SPKT Polda Riau.
Aksi yang terjadi dan dilakukan ini, dikatakan Herry, menimbulkan keresahan bagi masyarakat di kota Pekanbaru. Sementara itu jajaran kepolisian yang berada di Mapolsek seakan diam dan tidak bertindak.
Kapolda secara tegas tak akan mentolerir segela bentuk gangguan kamtibmas. Termasuk tindakan premanisme berkedok debt collector.
“Polda Riau menyampaikan atensi penuh terhadap kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di halaman Mapolsek Bukit Raya, yang telah menimbulkan keresahan dan menjadi perhatian publik luas,” kata Irjen Herry Heryawan, dikutip Selasa (22/4).
“Setiap pelanggaran hukum, baik dilakukan oleh masyarakat umum maupun yang terjadi di lingkungan institusi kepolisian akan ditindak secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu,” kata Kapolda.
Selain itu, Kapolda juga menyebutkan akan melakukan evaluasi menyeluruh atas kepemimpinan jajarannya dalam bertugas pengawasan dalam penanganan situasi di wilayah hukum masing-masing.
“Mutasi terhadap Kapolsek Bukit Raya adalah langkah tegas yang diambil sebagai bentuk evaluasi menyeluruh atas kepemimpinan, pengawasan, dan respons dalam penanganan situasi di wilayah hukumnya,” kata Kapolda.
Selain itu, dikatakan Herry, ini juga merupakan peringatan keras bahwa pimpinan di tingkat Polsek dan jajaran wajib memastikan wilayahnya aman. Termasuk memastikan personelnya disiplin, serta mampu menjawab ekspektasi masyarakat.
“Mutasi ini bukan hanya bagian dari rotasi rutin, namun juga mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga kualitas dan integritas pelayanan publik. Setiap anggota Polri wajib memahami bahwa jabatan adalah amanah, dan kepercayaan masyarakat tidak boleh dikhianati oleh kelalaian, pembiaran, atau ketidaktegasan dalam bertindak,” kata Kapolda tegas.
Sebelumnya, keributan antara Debt Collector dengan nasabah terjadi pada Sabtu (19/4) lewat tengah malam
Dan hingga saat ini, empat orang pelaku telah diamankan, yakni AI alias Kevin (46), MHA (18), RI alias Rio (46), dan RS alias Randi (34).
[]