Beberapa Hari Usai Divaksin, Pria 50 Tahun Meninggal Dunia

ARASYNEWS.COM, TAKALAR – Seorang pria bernama Sulaiman Daeng Tika (50) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikabarkan meninggal dunia setelah disuntik vaksin oleh pemerintah. Sebelum meninggal, Sulaiman sempat mengalami demam dan sesak napas.

Dikutip dari boneposcom, Sulaiman Daeng Tika merupakan karyawan outsourcing PLN. Dia mengikuti vaksin dosis pertama di tempat kerjanya di PLN Gardu Induk Daya, Kota Makassar.

Seminggu setelah vaksin, kondisi Sulaiman drop hingga dinyatakan meninggal dunia pada Senin (22/3/2021) sore.

“Pas satu minggu sudah vaksin, bapak meninggal. Jadi selama sudah divaksin, kondisi bapak memang sudah drop, mulai demam hingga sesak napas,” kata Mahmud (20), anak ketiga almarhum Sulaiman, di Takalar, Selasa (23/3).

Sulaiman mulai demam dengan badan ngilu hingga sesak napas, setelah dua hari menjalani vaksin, pada Rabu (17/3). Meski demam, kala itu Sulaiman masih sempat masuk kantor.

Akan tetapi, karena kondisinya terus memburuk, Sulaiman memutuskan untuk tidak masuk kantor pada Jumat (19/3).

“Mulai izin tidak masuk kerja pada Jumat (19/3/2021) kemarin. Kondisinya sudah parah, dia demam terus dan sesak napas,” ungkap Mahmud.

Mahmud menjelaskan, meski demam dan sesak napas, Sulaiman tak kunjung memeriksakan diri ke rumah sakit. Almarhum hanya sempat mencoba untuk melakukan pengobatan tradisional terapi dengan berendam di air laut. Tapi bukannya sembuh, malah kondisinya kian memburuk.

“Bapak sempat pergi terapi dengan mandi di laut. Nah, di situ kondisinya memburuk hingga dievakuasi warga dan dilarikan ke puskesmas,” imbuh Mahmud.

Karena kondisinya tak kunjung membaik, Sulaiman dirujuk dari puskesmas ke salah satu rumah sakit di Makassar. Namun saat di rumah sakit, Sulaiman pun dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Mahmud, ayahnya selama ini tidak pernah mengeluhkan rasa sakit seperti saat setelah menjalani vaksin. Dia juga menyebut ayahnya tak ada riwayat penyakit kronis.

“Selama ini, sebelum divaksin Bapak sehat, tidak pernah ada gejala-gejala kayak kemarin, tidak ada juga penyakitnya,” kata anak almarhum.

Terkait adanya warga yang meninggal dunia usai divaksin, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulsel dr Nurul AR angkat bicara.

dr Nurul mengaku telah mengetahui hal itu dan sementara tengah mendalami kematian korban.

“Jadi ada tim independen kami dari tim ahli yang memang sudah sesuai SK. Mereka ini yang akan mengaudit dan mendalami kematian almarhum,” kata dr Nurul dalam informasinya. []

You May Also Like