Tak Perlu Sidang, Begini Cara Mengecek Tilang Elektronik dan Jumlah Denda Yang Harus Dibayar Melalui Bank

ARASYNEWS.COM – Tilang Elektronik akan mulai diterapkan di seluruh wilayah di Indonesia. Tilang elektronik berfungsi untuk mencegah terjadinya pungli oleh oknum petugas serta meminimalisir terjadinya interaksi antara petugas dan pelanggar.

Dilansir melalui cektilang.com, e-tilang merupakan pelanggaran yang didigitalisasi yang dikenakan penegak hukum atau polisi kepada pengguna atau pemakai jalan yang melanggar peraturan.

Cara mengecek tilang elektronik dapat dilakukan ketika pihak berwajib atau polisi memberikan no e-tilang, no blanko, atau no BRIVA. Sebelum melakukan pembayaran kita bisa melakukan bentuk checking dengan cara berikut seperti dikutip dari Tempo.co

Cek E-Tilang

Untuk melakukan cek, para pelanggar lalu lintas dapat mengunjungi situs cektilang.com ataupun bisa langsung mengunjungi etilang.polri.go.id.

Ketika sudah memasuki tautan yang dituju lalu memasukkan no e-tilang, no blanko, ataupun no BRIVA. Setelah melakukan ketentuan diatas maka akan ketahuan berapa jumlah denda yang harus dibayar.

Cek Denda E-Tilang Kejaksaan Tinggi

Dengan menggunakan e-tilang memungkinkan untuk transaksi secara online. Hal tersebut dapat dilakukan dengan 2 cara.

Apabila membuka website, maka pelanggar harus mengakses laman kejaksaan negeri pemerintah lalu memilih menu tilang, lalu ketikkan nomor resinya.

Sedangkan ketika menggunakan android, dapat dilakukan dengan mendownload aplikasi resmi kejaksaan negeri.

Cek Resi Tilang Kejaksaan Negeri

Denga adanya e-tilang, pelanggar tidak perlu lagi repot untuk menghadiri persidangan. Sebab pelanggar tinggal langsung buka Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) kemudian ketik nomor kendaraan dan nomor e-tilang yang sudah diberikan.

Kejaksaan negeri di setiap daerah juga menerima pembayaran di tilang di kejaksaan.go.id, namun mereka hanya mengeksekusi perkara tilang yang telah ditetapkan oleh pengadilan.

Untuk nomor tilang bisa berubah setelah H-4 sebelum persidangan diselenggarakan. Tidak hanya itu, permasalahan server juga menjadi salah satu penyebabnya.

Setelah melakukan cek kemudian pelangar bisa membayarkan denda melalui bank BRI terdekat.

Demikian cara mengecek tilang elektronik, tak perlu repot sidang dan tak perlu damai.

Ada 10 jenis pelanggaran lalu lintas yang bisa ditindak melalui tilang elektronik. Dan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Adapun jenis pelanggarannya adalah melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan, tidak mengenakan sabuk keselamatan, mengemudi sambil mengoperasikan smartphone, melanggar batas kecepatan, menggunakan pelat nomor palsu, berkendara melawan arus, menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari tiga orang, dan tidak menyalakan lampu saat siang hari bagi sepeda motor. []

You May Also Like