ARASYNEWS.COM – Banjir menggenangi jalan lintas timur Sumatera di kabupaten Pelalawan. Banjir setinggi 20-40 centimeter ini terjadi akibat meluapnya air sungai Kampar yang disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi dikawasan itu serta juga dibukanya pintu air pelimpah waduk PLTA Koto Panjang.
Titik lokasi banjir berada pada KM 83 di desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Ada sekitar 300 meter air menggenangi jalan.
Dikabarkan, akibat banjir ini, menyebabkan kendaraan-kendaraan terjebak macet panjang dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci dan sebaliknya.
Pihak kepolisian setempat telah memberikan imbauan agar kendaraan memutar menggunakan jalur lintas tengah.
Disisi lain, swadaya masyarakat memberikan pelayanan bagi kendaraan roda dua untuk melintas. Masyarakat menyediakan kendaraan jenis truk untuk mengangkut kendaraan menyebrangi jalan yang terendam banjir.
Dikatakan salah seorang pengguna jalan, ia memanfaatkan pelayanan ini, hanya saja harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 100 ribu untuk kendaraan roda dua.
“Ingin melintas, tapi karena airnya dalam, jadi menggunakan jasa truk. Bayarnya Rp 100 ribu,” ungkap salah seorang warga.

Terpantau, pembayaran jasa ini pun beragam, ada yang mengatakan membayar Rp 80 ribu, dan ada juga yang membayar Rp 100 ribu untuk kendaraan dan ditambah Rp 100 ribu untuk orang.
Meskipun membayar, mereka sangat berterimakasih atas jasa layanan dari swadaya masyarakat ini. []