ARASYNEWS.COM – Pengunjung objek wisata terkejut mendapatkan banyak kayu gelondongan saat berkunjung ke Sungai Gulamo, Desa Tanjung Alai, kecamatan XIII Koto Kampar pada libur akhir pekan kemarin.
Kayu-kayu gelondongan itu telah terpotong dan mengapung di aliran sungai. Pengunjung yang mendapatkan ini langsung memvideokan dan memposting di media sosial.
Tidak sedikit pengunjung yang terganggu karena kayu-kayu ini mengganggu mereka yang bermain berenang-renang di aliran sungai. Mereka juga berharap agar instansi yang terkait untuk segera memberikan tindakan pada pelaku yang telah merusak ini.
Di tempat terpisah, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Genman S Hasibuan, dalam keterangannya, mengatakan pihaknya sudah menerjunkan tim menuju lokasi untuk mencari tahu dan memberikan tindakan segera.
“Rekan-rekan di lapangan sudah berkoordinasi dengan KPH untuk tindak lanjutnya. Lokasi itu berasa du objek wisata Gulamo, di kawasan Hutan Produksi Terbatas Gulamo, tepatnya sekitar dua jam perjalanan dari Cagar Alam Bukit Bungkuk,” terang Genman.
Ia mengatakan kayu-kayu itu jelas hasil dari ilegal loging, dan telah diamankan. Dan selanjutnya akan ditelusuri untuk menangkap pelaku. []