Awas, Bisa Kena Hukuman Jika Melakukan ini di Depan Ka’bah

ARASYNEWS.COM – Musim haji telah dimulai, para jemaah dari berbagai dunia telah mulai berdatangan ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

Hanya saja, ada aturan bagi para jemaah saat berada di Tanah Suci, yakni saat berada di depan Ka’bah. Dan aturan ini harus ditaati karena akan ada hukuman yang dikenakan.

Aturan untuk jemaah haji ini adalah yang ingin berfoto selfie. Jamaah haji tidak boleh selfie sembarangan. Jadi jamaah haji, diminta untuk tidak swafoto atau selfie di depan Ka’bah secara berlebihan. Adapun aturan ini telah diberlakukan di Arab Saudi.

“Selfie berlebihan di depan Ka’bah, selain akan mengganggu kekhusyuan ibadah juga mengganggu jemaah lainnya,” ungkap Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin, dilansir dari PMJ NEWS, Rabu (10/6/2023).

Adapun selfie yang dilarang keras adalah membentangkan spanduk untuk berfoto bersama, selfie di depan Ka’bah dengan benda-benda yang menyerupai manusia, hewan, seperti wayang, dan sejenisnya.

“Bila melanggar larangan tersebut akan berakibat hukum dari otoritas keamanan Arab Saudi,” urainya.

“Panitia terus mengingatkan jemaah agar fokus beribadah selama di Tanah Suci khususnya selama berada di Masjidil Haram, mengurangi aktivitas selain ibadah,” kata dia.

Ancaman Serius Gus Yaqut ke Petugas Pelayanan Jemaah Haji

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas juga telah sampaikan peringatan serius kepada petugas pelayanan jemaah haji asal Indonesia, di Tanah Suci.

Gus Yaqut dengan tegas akan langsung memulangkan petugas yang terbukti tidak berintegritas.

Ia menyampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI mengenai RAPBN TA 2024 dan RKP Tahun 2024 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/6/2023) lalu.

“Silahkan kirim data petugas yang terbukti tidak berintegritas melayani jemaah haji di Tanah Suci kepada kami. Petugas tersebut akan langsung kami pulangkan ke Tanah Air,” ungkap Yaqut, dilansir dari laman resmi Kemenag, Rabu (10/6/2023).

“Kami punya tim monitoring untuk hal ini. Sekali lagi bila ada data dan nama petugas yang jelas tidak berintegritas kirim ke kami dan akan ditindaklanjuti,” pungkasnya. []

You May Also Like