Peserta Didik dan Tenaga Pendidik Akan Dirapid Tes Untuk Evaluasi

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Tenaga pendidik dan peserta didik masih belum bisa bernafas lega dengan dibukanya pembelajaran tatap muka (PTM) 100% atau full day. Meskipun berstatus level 1 PPKM, tapi pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan akan melakukan tes kepada seluruhnya di lingkungan sekolah.

Tindakan ini dilakukan, dikatakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru sebagai skrining dan evaluasi pembelajaran tatap muka 100% yang telah berlangsung lebih dari sepekan.

“Kita akan lakukan secara acak, dan berkemungkinan seluruh tenaga pendidik dan peserta didik akan dilakukan tes rapid antigen. Rencananya akan bergulir pada pekan depan,” ungkap Kadisdik kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Jum’at (4/2/2022).

“Ini untuk mengetahui dan mendata anak-anak dan tenaga pengajar apakah ada yang terdampak dari kegiatan yang telah berjalan ini,” tukasnya.

Dikatakannya, dalam hal ini Dinas kesehatan (Dinkes) bersama Disdik telah berkoordinasi untuk pelaksanaan rapid tes antigen.

Selain itu, Disdik juga telah memberikan data kepada Dinkes untuk sekolah yang akan dilakukan skrining.

Diketahui, saat ini SMP masih menerapkan PTM 100 persen atau full day.

Meski terdapat lonjakan kasus Covid-19 saat ini dari data Dinkes, tapi belum ada rencana untuk kembali melaksanakan PTM terbatas.

“Kita lihat dari hasil rapid nanti, kalau ditemukan kasus, maka kita evaluasi. Tak ada kasus pun tetap kita evaluasi. Saat ini untuk PTM di tingkat SD, masih dilakukan secara terbatas. Dan juga tengah dilangsungkan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun,” jelasnya.

Hanya saja, keputusan untuk PTM secara terbatas di tingkat pendidikan di kota Pekanbaru masih menunggu instruksi dari Kementerian, Dinas Pendidikan, dan Dinas serta Kementerian Kesehatan.

Sebagaimana diketahui, untuk kota Pekanbaru, dari data Dinas Kesehatan, sudah tercatat puluhan orang yang terkonfirmasi kasus Covid-19. []

You May Also Like