ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Hasil pemetaan Dinas Kesehatan kota Pekanbaru menerangkan beberapa wilayah di kota Pekanbaru masih berada dalam zona kuning. Selain itu indikator vaksinasi belum tercapai dan kontak erat masih terdata.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Pekanbaru Dokter Arnaldo Eka Putra mengatakan zona kuning ini diketahui dari pemetaan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang berlaku pada 3-9 Oktober 2021.
“Hasil evaluasi tim Satgas nasional, Pekanbaru belum masuk dalam PPKM level 1. Karena, Pekanbaru belum memenuhi indikator PPKM level 1. Indikator yang perlu digesa yakni capaian vaksinasi dan rasio kontak erat,” kata Arnaldo, Rabu (6/10).
Selian itu, sebagaimana yang disampaikan Walikota Pekanbaru Firdaus, bahwa dari 15 kecamatan di Pekanbaru saat ini berstatus zona kuning.
Sementara itu, hasil pemetaan untuk 83 kelurahan di kota Pekanbaru, 37 diantaranya sudah berstatus zona hijau. Sedangkan sisanya 39 kelurahan berada pada zona kuning, dan 7 kelurahan berada pada zona orange.
“Kelurahan zona merah Covid-19 sudah tidak ada lagi,” ucap Arnaldo.
Untuk diketahui, penetapan level 2 untuk kota Pekanbaru ini sebagaimana yang disampaikan Mendagri Tito Karnavian dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 48 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Wilayah Sumatra, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Berdasarkan peraturan yang ditandatangani Tito pada tanggal 4 Oktober 2021. Perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali diusulkan untuk dua minggu ke depan, yaitu tanggal 5 sampai dengan 18 Oktober. []