ARASYNEWS.COM – Ular adalah reptilia tak berkaki yang bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti hewan sejenis lainnya, namun ular tetap dapat dibedakan karena ular tidak memiliki telinga dan kelopak mata.
Di dalam Al-Quran ular juga beberapa kali disebut. Semua penyebutan ular di Al-Quran berkaitan dengan tongkat Nabi Musa ‘alaihissalam yang berubah menjadi ular. Itu merupakan salah satu dari 9 mukjizat yang diberikan Allah Ta’ala kepada nabi Musa ‘alaihissalam.
Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mukjizat yang nyata, maka tanyakanlah kepada Bani Israil, tatkala Musa datang kepada mereka lalu Fir’aun berkata kepadanya:
وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَىٰ تِسْعَ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍ ۖ فَسْـَٔلْ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ إِذْ جَآءَهُمْ فَقَالَ لَهُۥ فِرْعَوْنُ إِنِّى لَأَظُنُّكَ يَٰمُوسَىٰ مَسْحُورًا
Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mukjizat yang nyata, maka tanyakanlah kepada Bani Israil, tatkala Musa datang kepada mereka lalu Fir’aun berkata kepadanya: “Sesungguhnya aku sangka kamu, hai Musa, seorang yang kena sihir”. (QS. Al-Israa’ : 101)
Adapun kesembilan mukjizat itu adalah tongkat yang berubah menjadi ular dan digunakan untuk membelah lautan, tangan beliau yang mengeluarkan cahaya putih ketika dimasukkan ke leher baju, belalang, kutu, katak, darah, taupan, laut yang membelah menjadi 2 bagian, dan bukit Sinai. Sebenarnya mukjizat nabi Musa sangatlah banyak, namun sembilan hal tersebut adalah di antara yang utama.
Pada tulisan kali ini kita akan membahas sedikit mengenai ayat-ayat Al-Quran yang menyebutkan tentang ular.
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ
Artinya: “Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya”. (QS. Al-A’raaf : 107)
Maka Musa menjatuhkan tongkatnya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
2
وَأَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَلَمَّا رَءَاهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَآنٌّ وَلَّىٰ مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ ۚ يَٰمُوسَىٰٓ أَقْبِلْ وَلَا تَخَفْ ۖ إِنَّكَ مِنَ ٱلْءَامِنِينَ
Artinya: “dan lemparkanlah tongkatmu. Maka tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seolah-olah dia seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh. (Kemudian Musa diseru): “Hai Musa datanglah kepada-Ku dan janganlah kamu takut. Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang aman”. (QS Al-Qashash : 31)
3
وَأَلْقِ عَصَاكَ ۚ فَلَمَّا رَءَاهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَآنٌّ وَلَّىٰ مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ ۚ يَٰمُوسَىٰ لَا تَخَفْ إِنِّى لَا يَخَافُ لَدَىَّ ٱلْمُرْسَلُونَ
Artinya : “dan lemparkanlah tongkatmu”. Maka tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seperti dia seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh. “Hai Musa, janganlah kamu takut. Sesungguhnya orang yang dijadikan rasul, tidak takut di hadapan-Ku”. (QS. An-Naml : 10)
4
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ
Artinya : “Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata”. (QS. Asy-Syu’araa’ : 32)
5
فَأَلْقَىٰهَا فَإِذَا هِىَ حَيَّةٌ تَسْعَىٰ
Artinya : “Lalu dilemparkannyalah tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat”. (QS. Thaahaa : 20)
[]