ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Masjid Raya An-Nur menjadi salah satu masjid termegah dan terbesar di kota Pekanbaru. Masjid ini berlokasi di jalan Hang Tuah kota Pekanbaru dan menjadi salah satu ikon wisata religi yang dibanggakan masyarakat kota Pekanbaru dan Riau.
Masjid ini dibangun pada tahun 1963 dan telah mendapat banyak pembaharuan. Adapun gaya yang sekarang terlihat adalah paduan Melayu, Turki, Arab, dan India. Dan banyak yang menyebutkan sebagai Taj Mahal-nya Indonesia.
Masjid yang berdiri kokoh di lahan seluas 12,6 hektare ini memiliki warna khas hijau di bagian luar. Sedangkan di bagian dalam dipadukan warna hijau, putih dan kaligrafi dengan warna kuning keemasan.
Dalam waktu dekat, masjid ini akan mendapat penambahan di bagian halaman masjid. Rencananya akan dipasang payung elektrik seperti yang terpasang di Masjid Nabawi Arah Saudi.

Rencana pengerjaan dijadwalkan akan dimulai pada pekan depan. Sedangkan saat ini sudah ada tiga unit payung elektrik yang telah sampai di Pekanbaru.
Kepala PUPR-PKPP Riau, M Arief Setiawan melalui Kabid Cipta Karya Dinas PUPR-PKPP Riau, Thomas Larfo Dimiera, dalam keterangannya mengatakan total nantinya akan dipasang enam payung elektrik di halaman komplek Masjid Raya An-Nur kota Pekanbaru.
“Ada tiga unit material payung elektrik yang sudah sampai di Pekanbaru,” kata Thomas Larfo Dimiera, dalam keterangannya, Ahad (13/11/2022).
Dikatakannya, material payung lainnya akan sampai dalam waktu dekat yang dikirim dari Jakarta. Dan material payung lainnya diperkirakan juga akan dikirim secepatnya, diperkirakan dua-tiga pekan ke depan.
Ia mengatakan, setelah sampai material payung elektrik tersebut, maka pengerjaan pembanguan akan dimulai.
“Mudah-mudahan pekan depan sudah kita mulai pengerjaannya. Petugas masih menunggu alat berat crane,” imbuhnya.
Untuk pengerjaan ini, dikatakan Thomas, memang menunggu seluruh material tiba.
“Pengerjaan tunggu seluruh material tiba. Takutnya nanti ada jeda dan pemasangan tidak efektif,” kata dia.
“Pemasangan ini teknisinya khusus dari Jakarta. Makanya kita tunggu seluruh material, kemudian baru dikerjakan,” terangnya.

Lebih lanjut, progres pengerjaan ini diperkirakan memakan waktu yang tidak lama. Hal ini lantaran perlu perakitan dan pemasangan yang sudah dicetak perusahaan pembuat.
“Pemasangannya tidak lama, karena itukan sudah dipabrikasi semua. Jadi tinggal dirakit dirangkai saja. Diperkirakan memakan waktu lebih kurang seminggu,” pungkasnya. []