ARASYNEWS.COM, KERINCI – Pasca erupsi gunung Kerinci yang terdapat di dua kabupaten (kabupaten Solok Selatan provinsi Sumatera Barat dan kabupaten Kerinci, provinsi Jambi) mengakibatkan lahan persawahan milik masyarakat terkena abu vulkanik.
Adapun lahan persawahan milik masyarakat itu terdapat di Desa Sungai Rumpun Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Jambi
“Sawah dan Sungai Rumpun ini memang jalur aliran lahar dingin dari Gunung Kerinci. Sehingga jika ada erupsi Gunung Kerinci yang mengeluarkan abu vulkanik jika hujan dan banjir maka lahar masuk ke desa kami,” kata Kepala Desa Sungai Rumpun Herman di Kerinci, dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (18/1/2023)..
Luapan lahar dingin menimbun beberapa petak sawah karena jalur sungai yang membelah desa tersebut dangkal. Selain sawah, lahar dingin juga menimbun aliran Sungai Rawa Bento di kabupaten Kerinci.
“Untuk kali ini erupsi mulai sebulan lalu setiap hujan atau banjir membawa lahar dingin dari puncak Gunung Kerinci. Jalur sungai yang dangkal menyebabkan lahar dingin melimpah ke areal persawahan lebih kurang 10 hektare sudah tertimbun lahar dingin,” terangnya.
Aktivitas warga bertani yang tidak terkena lahar dingin masih seperti biasa, karena yang tertimbun itu berada di ujung muara.
“Kalau untuk sawah yang di ujung muara terkena limpahan lahar dingin tanahnya itu nggak bisa digarap,” jelasnya.
Sedangkan untuk kawasan pemukiman warga tidak ada yang terkena lahar dingin dari muntahan gunung Kerinci.
Terkait kondisi ini, pihaknya telah memberitahukan kepada pemerintah setempat. Dan menurut informasi yang ia peroleh, dinas terkait akan melakukan pengecekan ke lokasi yang tertimbun lahar dingin tersebut.
Dia berharap adanya bantuan pemerintah untuk normalisasi dan pembangunan turap sungai dan sabo dam penyaringan lahar dingin areal sawah lebih kurang 250 hektare.
Disisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Effendi mengakui pihaknya sudah menerima informasi itu dari pemerintah desa dan warga Sungai Rumpun.
Dan dikatakannya, Pemkab Kerinci telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pengecekan ke lapangan serta melakukan koordinasi terkait apa saja yang akan dilakukan.
Untuk diketahui, hingga kini gunung Kerinci masih ditetapkan dalam status waspada atau siaga II pasca erupsi yang terjadi beberapa waktu lalu. []
Source. Antara