ARASYNEWS.COM – Permainan bisa berbentuk apa saja dan biasanya kerap dilakukan untuk perayaan. Hal ini selain untuk kesenangan dan kebersamaan, juga ada hadiah yang diperebutkan.
Salah satu bentuk permainan dilakukan dalam perayaan hari ulang tahun kemerdekaan, seperti lomba balap karung, makan kerupuk, panjat pinang, dan lainnya. Semua permainan itu dilakukan secara bersama-sama dengan penuh suka cita.
Berbicara tentang permainan, ternyata ada permainan yang tak lazim dilakukan saat memainkannya. Bahkan banyak juga yang tidak yakin bahwa dengan melakukan permainan tertentu bakal mengundang makhluk dan hingga menampakkan diri mereka.
Banyak yang tidak yakin akan datangnya makhluk tak kasat mata tersebut dan tetap melakukannya. Namun, bukannya kesenangan dan keseruan yang didapat, tapi justru pengalaman yang menyeramkan yang didapat.
Ada banyak permainan dari berbagai daerah di Indonesia yang diyakini mengundang datangnya makhluk tak kasat mata. Semuanya dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya permainan pengundang makhluk tersebut ada dari Sumatera Barat.
- Jailangkung atau Jelangkung
Jelangkung permainan memanggil hantu asal indonesia. Permainan ini cukup familiar dan pernah diadaptasikan ke dalam bentuk film. Bagi kamu yang sudah menonton filmnya, kamu tentu sudah memiliki gambaran umum terkait permainannya.
Permainan memanggil hantu ini dikatakan menyeramkan dan bisa berbahaya bagi siapa saja yang terlibat.
Untuk memainkan permainan ini, buatlah semacam boneka dengan batok kelapa dan tongkat kayu. Lalu dipakaikan baju dan bergagang batang kayu.
Kemudian, ikatkan boneka tersebut alat tulis pensil atau pena. Jangan lupa untuk menempatkan kertas di depannya.
Lalu, ucapkan mantra. Ketika sang arwah datang, boneka tersebut akan bergerak dan menuliskan berbagai hal. Pastikan arwah tersebut bersedia pula karena jika tidak, arwah tersebut bakal menempel pada para pemainnya.
Pada zaman dahulu kala, jailangkung umumnya dilakukan sebagai ritual untuk memanggil entitas supernatural.
Karena sifatnya yang berupa ritual untuk memanggil dan berkomunikasi dengan makhluk halus, permainan jailangkung kemudian berkembang memunculkan mitos-mitos hantu atau kesurupan sebagai imbas untuk orang yang memainkannya.
Konon, bila permainan ini diakhiri tanpa melepas atau berpamitan dengan makhluk halus yang masuk ke dalam boneka, makhluk tersebut bisa murka dan dapat membuat masalah untuk para pemanggilnya.
- Lukah Gilo
Lukah berarti alat tangkap ikan yang terbuat dari anyaman rotan dan gilo berarti gila. Lukah gilo dapat diartikan sebagai alat tangkap ikan yang terbuat dari rotan dan dapat bergerak ke mana-mana layaknya orang gila.
Lukah Gilo sebenarnya merupakan kesenian tradisional dari Suku Minangkabau. Kesenian ini mirip dengan jailangkung yang dikendalikan.
Lukah yang dibentuk seperti boneka akan bergerak liar mengikuti irama musik tradisional di Sumatera Barat.
Ini muncul pada masa Raja Adhityawarman yang saat itu menguasai Pulau Sumatera. Kini masyarakat masih berusaha merawat dan menggelarnya.
Pada perkembangannya, ritual itu menjadi sebuah kesenian permainan rakyat yang menghibur dan disenangi.
Lukah gilo selalu dilengkapi dengan beberapa syarat, antara lain menghidangkan sesaji berupa makanan dan minuman, ramuan jeruk, kembang, darah ayam, dupa, dan sebagainya. Hal ini diperlukan oleh Kulipah untuk memanggil jin.
Selama pertunjukkannya, lukah gilo juga akan diiringi musik dan nyanyian tradisional Minang.
Setelah semua persiapan tersedia, pelaksanaan tari lukah gilo segera dilaksanakan. Pertama-tama para lukah memegang lukah dan berkumpul di tengah tanah lapang.
Selanjutnya Kulipah mulai membacakan mantra di depan lukah gilo. Sejenak kemudian lukah gilo akan bergerak liar dan seketika itu pula para lukah akan menahan dan mengikuti gerak lukah gilo.
Lukah gilo pada awalnya akan bergerak liar, namun lama kelamaan akan mengikuti iringan musik yang berbunyi.
Gerakan lukah gilo semakin berirama dan enak untuk dinikmati ketika dapat menyesuaikan dengan iringan musik. Gerakan lukah gilo baru akan berhenti apabila Kulipah merasa para lukah sudah kelelahan. Para lukah biasanya akan bertahan selama lebih kurang lima sampai sepuluh menit.
Sisi keunikan dan kesakralan tari lukah gilo terletak pada gerakan lukah akibat masuknya jin dalam lukah tersebut, setelah diberi mantra oleh Kulipah.
Selain itu, yang menariknya jika ada penonton yang kesurupan jin yang masuk dalam lukah gilo.
Beberapa orang mencoba memegang dan menahan gerakan lukah tersebut, namun mereka tak kuasa lalu ikut berjoget.
Kira-kira kamu bakal berani melakukan permainan atau ikut dalam permainan tersebut? []