ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Jumlah kasus Covid-19 di Riau terus bertambah setiap harinya. Dan berdasarkan situs Kementerian Kesehatan, penambahan kasus tersebut menempatkan Riau di peringkat dua nasional penambahan kasus harian, setelah DKI Jakarta 785 kasus. Dan pada hari kemarin, sumbangan dari Riau berjumlah 513 orang positif.
“Iya kasus Covid-19 di Riau tinggi, tambah 513 kasus pada hari kemarin. Bahkan hari ini peringkat dua nasional,” kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Jum’at (14/5/2021).
Terkait penambahan yang terus terjadi ini, banyak yang mempertanyakan aturan yang ditetapkan pemerintah tidak efektif, terutama dalam hal penyekatan-penyekatan yang diterapkan.
“Efektivitasnya baru kita lihat dua minggu ke depan setelah Lebaran. Penyekatan itu untuk menghindari mobilisasi orang dari satu daerah ke daerah lain,” ujarnya.
“Kalau di mobilitas di dalam daerah seperti di pasar, mal, kafe, rumah makan, tempat wisata dan kegiatan lainnya masih saja berkerumun dan tidak pakai masker sama saja. Kecuali tidak ada kegiatan sama sekali, ke luar daerah maupun ke luar rumah jika tidak ada kepentingan,” terangnya.
Dikatakan Mimi, penambahan kasus di Riau masih didominasi klaster keluarga. Bahkan pasien yang diisolasi di tempat isolasi pemerintah banyak diisi klaster keluarga.
Sedangkan untuk penyekatan dan pembatasan masyarakat yang dilakukan tim satgas Covid-19 ini, dikatakan Mimi, untuk membendung lebih meningkatnya kasus yang terjadi. []