ARASYNEWS.COM – Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat untuk memeriahkan pergantian tahun baru pada malam hari. Masyarakat saat pergantian tahun 2022 ke 2023 melakukan kemeriahan dengan mercon, kembang api, dan petasan.
Salah satu yang terpantau, juga ikut dilakukan Wakil Bupati Kaur, Herlian Muchrim. Ia ikut bersama warga meletuskan petasan yang panjang.
Akan tetapi, hal tak terduga pun terjadi. Petasan yang setelah disulut dengan api itu sempat beberapa kali meletus ke atas, akan tetapi tidak lama kemudian tidak seperti yang diharapkan. Petasan itu meledak ditangan dan mengeluarkan asap.
Dua jari Wakil Bupati Kaur, Herlian Muchrim disebutkan terluka akibat petasan meledak di tangannya. Dan dikutip dari postingan di media sosial net2netnews, menyebutkan dua jarinya hancur.
Dikutip dari radarkaurcoid, menjelaskan kronologis kejadiannya. Wakil Bupati Kaur, saat itu berdiri bersama Bupati H Lismidianto, Sekda Kaur serta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) berbaris di bagian depan Gedung Kuliner.
Kemudian bersama-sama menyalakan petasan berukuran cukup besar. Namun tanpa diduga, petasan yang dipegang Wabup Kaur dengan menggunakan tangan kiri meledak.
Peristiwa itu menimbulkan kepanikan luar biasa di kalangan para pejabat dan forkompinda yang juga mengikuti.
Dan akibat musibah itu, Wabup Kaur kemudian dibawa ke RSUD Cahaya Bathin untuk mendapatkan penanganan medis.
Akan tetapi, karena kondisi jari yang luka parah, maka Wabup dirujuk ke RSUD M. Yunus di Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kaur, M. Jarnawi dalam keterangannya mengatakan, saat ini Wabup telah ditangani tim medis.
“Sempat dirawat di RSUD Kaur lalu dirujuk ke RSUD M. Yunus di Kota Bengkulu untuk mendapat perawatan,” kata Jarnawi, Minggu (1/1/2023).
Hingga saat ini Wabup masih dirawat di RSUD M. Yunus di Kota Bengkulu. Dan dikatakan Karnawi, jika tidak ada aral melintang akan dilakukan operasi pada jari tangan yang mengalami kerusakan akibat ledakan petasan itu. []