ARASYNEWS.COM – Mobil-mobil eks KTT G20 yang pernah digunakan, kini mulai dijual. Beberapa diantaranya adalah asal pabrikan Hyundai dan Wuling. Mobil yang dijual ini menggunakan tenaga baterai (hybrid). Dan baru dipergunakan selama tiga hari serta masih dalam garansi.
Disebutkan juga harga jualnya spesial dan juga mendapat diskon mulai dari Rp 18 juta.

Untuk Wuling Air ev, dikutip dari otomotifnet.gridoto, salah seorang pegawai bagian penjualan mengatakan, potongan harga yang diberikan tidak sama setiap diler. Untuk di diler Wuling di Cengkareng diberi diskon Rp 18 juta.
“Kalau dari harga sama, tapi kita kasih diskon Rp 18 juta. Ready varian standar dan long dan semua warna, sisa 100 unit,” ucap Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors.
“Untuk unit kita jamin masih normal. Kebetulan unit hanya dipakai beberapa hari saja untuk mengantar delegasi selama G20 setelah itu dikembalikan ke dealer Wuling,” terangnya.
“Kita juga beri garansi baterai 8 tahun, umumnya 3 tahun,” lanjutnya.
Sebagai gambaran, Mobil listrik mungil Wuling Air ev dalam kondisi baru saat ini dijual dengan harga Rp 238 juta sampai Rp 311 juta on the road Jakarta.
Bagi konsumen yang tertarik membeli Wuling Air ev bekas G20 bakal menjadi tangan pertama juga. Sebab unit peminjaman G20 belum diberikan surat-surat.
Sedangkan garansi tidak berubah, yaitu garansi umum kendaraan 3 tahun atau 100.000 kilometer, garansi Power Battery System Assembly hingga 8 tahun atau 120.000 km serta garansi Main Electrical Components sampai 5 tahun atau 100.000 km.

Disisi lain, Hyundai juga memberlakukan hal yang sama bagi unit hybrid-nya yang telah dipergunakan dalam penyelenggaraan KTT G20 lalu.
Head of Marketing HMID Astrid A Wijana mengatakan, mobil listrik Ioniq 5 bekas KTT G20 Bali dijual untuk membantu mengurangi masa tunggu alias inden yang sekarang ini mencapai 15 bulan.
“Ioniq 5 sebenarnya sudah di tangan diler-diler karena memang yang nunggu sekarang itu sudah lumayan banyak. Jadi kami tawarkan ke konsumen, khususnya yang sudah inden,” ungkap Astrid, dikutip dari avoltaindonesia, Ahad (27/11).
Hyundai Ioniq 5 tersebut, lanjut Astrid tentunya dijual dengan harga yang sedikit lebih murah atau lebih tepatnya konsumen diberikan diskon. Namun, besarannya berapa juta rupiah dia tidak mau mengungkapkan.
“Untuk saat ini dari sales dibilang potongan harga, jangan harapkan 10-20 persen ya. Inti dari keputusan tersebut, punya kesempatan memperpendek masa tunggu mereka. Jadi, kami tawarkan ke konsumen yang sudah menunggu,” ujar Astrid.
Perlu diketahui, selama KTT G20 Hyundai meminjamkan 44 unit Genesis Electrified G80 Special Edition Long-Wheelbase yang digunakan sebagai kendaraan Kepala Negara. Selanjutnya, 87 unit Genesis Electrified G80 Regular Model Standard-Wheelbase.
Terakhir, 262 unit Hyundai Ioniq 5 yang digunakan untuk keperluan lain seperti kendaraan untuk pasangan dari Kepala Negara, rombongan delegasi, protokol, keamanan, dan tim penyelamat.
Khusus Genesis G80 statusnya diimpor langsung dari Korea Selatan. Sedangkan Ioniq 5, yaitu produksi dalam negeri yang dirakit di pabrik HMMID. []