Misteri Sepasang Buaya Putih di Sungai Siak Sebagai Penjaga

ARASYNEWS.COM – Sungai Siak yang membelah kota Pekanbaru memiliki kisah yang panjang dan cerita turun temurun. Sungai ini masuk sebagai kategori sungai terdalam di Indonesia.

Dahulunya kapal-kapal berukuran besar hilir mudik dalam mengangkut dagangannya. Bahkan juga kapal untuk keberangkatan jemaah haji pun pernah melalui sungai ini.

Kisah tentang raja-raja Kerajaan Siak Sri Indrapura juga menjadikan sungai ini untuk memperluas kekuasaan hingga sampai ke Selat Malaka.

Terlepas dari itu, sungai terdalam di Indonesia ini menyimpan cerita mistis di balik tenangnya arus di permukaan air.

Dalam cerita legenda yang beredar dimasyarakat sejak zaman dahulu, terdapat gajah putih yang selalu keluar dari perairan hingga sepasang buaya putih, ikan duyung, dan seekor naga yang pernah dikabarkan muncul ke permukaan dan akhirnya menghilang.

Banyak warga yang percaya bahwa hewan-hewan misterius itu adalah perwujudan dari makhluk halus yang mendiami Sungai Siak.

Hanya saja dari sekian cerita itu, keberadaan sepasang buaya putih dan sosok disebut raja masih hidup sampai sekarang. Dan juga ada saksi mata yang pernah melihat kehadiran buaya putih ini beberapa tahun lalu.

Dikatakan salah seorang yang dituakan di sekitar sungai Siak di kota Pekanbaru bahwa ada sepasang Buaya putih berukuran besar.

Selain itu, diceritakan juga terdapat satu terowongan di dasar sungai sebagai tempat bersemayamnya buaya tersebut.

Diceritakan turun-temurun, buaya putih itu selalu memperlihatkan diri sebagai pertanda akan terjadinya sesuatu yang besar. Penampakan buaya inilah yang membuat masyarakat percaya untuk tidak mandi ataupun berenang di sungai terutama menjelang magrib.

Kemunculan buaya pernah terlihat pada tahun 2018, ada dua buaya muncul ke permukaan. Akan tetapi warna buaya tersebut tidak putih. Terlihat tidak jauh dari jembatan sungai Siak di kota Pekanbaru.

Sebagian warga percaya, sepasang buaya putih itu punya hubungan dan bertugas menjaga Sungai Siak. Namun, cerita tetaplah cerita karena hingga kini belum ada dokumentasi terkait penampakannya. []

You May Also Like