Akibat Naiknya Tubo Belerang, Ribuan Ikan di Danau Maninjau Mati

ARASYNEWS.COM, AGAM – Ribuan ikan budidaya milik petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali mengalami kematian massal, Minggu (9/5/2021) kemarin. Kejadian ini kerap terjadi akibat cuaca dan kadar air di danau.

Camat Tanjung Raya Handria Asmi mengatakan, kematian ikan KJA secara mendadak itu terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tanjung Raya.

Kematian ikan-ikan ini sama seperti dengan yang terjadi sebelum-sebelumnya yang disebabkan berkurangnya kadar oksigen dalam air akibat naiknya tubo belerang dari dasar danau.

Camat juga menyebutkan, faktor lain penyebab kematian ikan KJA adalah angin kencang disertai hujan yang melanda wilayah Kecamatan Tanjung Raya pada Minggu kemarin.

“Informasi yang kita dapat, kematian ikan KJA di Danau Maninjau terjadi dua lokasi berbeda yaitu di wilayah Nagari Koto Malintang, dan Nagari Tanjung Sani,” kata Handria Asmi dalam keterangannya, Senin (10/5).

“Ikan yang mati ini untuk di Nagari Tanjung Sani ikan KJA jenis nila yang mati itu terjadi di Sigiran dan Sungai Tampang. Sedangkan di Nagari Koto Malintang terjadi di Muko-muko dan sejumlah titik lainnya,” terangnya.

Dikatakannya, pihaknya tengah menunggu informasi dari balai penyuluh yang ada di lapangan untuk mendata kerugian yang dialami KJA.

Untuk tindakan selanjutnya, dikatakannya juga, ribuan ikan ini akan diambil dan dikuburkan di darat atau tidak membuangnya di danau, agar tidak mencemari air di danau Maninjau.

“Petani keramba tengah mengumpulkan bangkai-bangkai ikan yang mati di danau dan dikuburkan, agar tidak menggangu dan mencemari air danau dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. []

You May Also Like