Viral Koperasi Desa Merah Putih, Rak Banyak yang Kosong Hingga Lokasinya

ARASYNEWS.com — Koperasi Desa Merah Putih disorot banyak pihak. Mulai dari keberadaannya yang jauh dari pemukiman penduduk. Ada yang di dalam kawasan pemakaman, di lembah, di dalam hutan, hingga di tengah-tengah area persawahan.

Penampakan ini banyak di-posting ke berbagai media sosial sehingga viral dan banyak sindiran.

Salah satunya yang di-posting ada di di Desa Njanti. Koperasi ini disebutkan baru digelar dengan prosesi yang khidmat. Para pegawainya mengenakan pakaian tradisional lengkap dan tampak serius melakukan upacara pembukaan gerai.

Meski banyak kritik Keberadaan koperasi ini seakan mematikan pedagang / warung / kedai, tapi menunjukkan harapan besar akan majunya wilayah di desa tersebut.

Namun, momen yang seharusnya menjadi ajang kebanggaan ini justru memicu kebingungan di kalangan warganet. Saat pintu gerai dibuka lebar, kamera menangkap pemandangan yang tak terduga: rak-rak display tampak didominasi ruang kosong. Hanya sisi bagian depan saja yang terlihat terisi oleh produk, sementara area sisi kanan dan kiri rak masih terlihat lengang. Bahkan barang yang ada juga yang itu-itu saja.

Unggahan ini pun ramai menuai sorotan. Banyak yang bertanya-tanya, apakah ini bagian dari strategi, keterbatasan stok, atau memang ada persiapan yang belum rampung saat seremonial dilakukan.

Lain lagi yang terjadi di Bendo Kecamatan Kepanjenkidul, Blitar.

Dalam video yang disebarkan dan diunggah salah satu pemilik akun Tiktok @septikanari_grosir pada 15 Juni 2026.

Terlihat penampakan yang mengundang berbagai komentar dari warganet. Memperlihatkan kondisi salah satu gerai Kopdes Merah Putih sambil memberikan penilaian berdasarkan pengalamannya saat berbelanja.

“Jajan di Koperasi Merah Putih di salah satu kelurahan di Kota Blitar,” ujar pemilik akun saat membuka videonya.

Namun, setelah masuk ke dalam toko, ia mengaku cukup terkejut dengan kondisi yang ditemuinya.

Menurutnya, jumlah barang yang tersedia masih sangat terbatas. Rak-rak toko terlihat tidak terisi penuh sehingga produk yang dipajang tampak direnggangkan.

Bukan hanya itu saja, isi dalam koperasi juga lebih terkesan seperti minimarket.

[]

dok. screenshot media sosial TikTok

Next Post

No more post

You May Also Like