Rusak Ancur, Slank Terbitkan Lagu Berisi Kritik

ARASYNEWS.com — Grup musik Slank kembali merilis lagu terbaru mereka. Lagu tersebut menjadi salah satu trek paling vokal dalam album.

Lagu ini merupakan bentuk protes terhadap eksploitasi alam yang dianggap berlebihan.

Lagu tersebut menyoroti berbagai isu kerusakan lingkungan dan kebijakan kontroversial yang mementingkan sebagian pihak, mulai dari ekspor pasir laut, alih fungsi hutan menjadi sawit, hingga dampak pembangunan IKN di Kalimantan.

Liriknya berisi kritik terhadap berbagai persoalan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang dianggap merusak alam demi kepentingan ekonomi maupun pembangunan.

Inspirasi terbitnya lagu itu disebut lahir dari keresahan personel Slank terhadap kondisi di lapangan, termasuk bukit-bukit di Donggala yang dikeruk untuk kebutuhan pembangunan IKN.

Video dalam musik “Rusak Ancur” menampilkan berbagai kerusakan lingkungan hasil paduan visual konvensional dengan teknologi AI.

Gambaran suasana kerusakan lingkungan, kebakaran hutan, ekploitasi hutan, pengerukan pulau dan pasir, satwa-satwa, hingga pada berbagai alat berat dan tikus-tikus yang diibaratkan sebagai pejabat yang sedang berpesta dan berbagi-bagi.

Terlihat juga tampilan IKN dan fasilitas negara lainnya dan juga bencana alam yang ditimbulkan.

Lewat album ini, Slank kembali menghadirkan nuansa kritik sosial khas mereka yang telah lama tidak muncul.

Rilis album terbaru ini, merupakan lanjutan dari kritik sebelumnya dalam album “Republik Fufufafa”.

Lagu berjudul “Rusak Ancur” ini diterbitkan pada 6 Juni 2026 merupakan ciptaan Bimbim Slank.

Di kanal YouTube Musik Slank, lagu ini mendapat sambutan besar dari pendengar dengan raihan lebih dari 72,8 ribu penonton dalam sehari sejak dirilis.

Berikut lirik lagu Rusak Ancur :

Keruk sedimen kirim ke Singapur
Batas negara makin mundur
Pulau-pulau pada abrasi
Malah export pasir keluar negeri
Babat hutan ganti sawit
Ekosistem rusak hewan menjerit
Katanya kekayaan alam dikuasai negara
Malah bagi-bagi izin tambang ke mana-mana

Rusak ancur
Rusak ancurlah
Rusak ancur
Rusak ancur alamku

Bangun kota baru
Ibukota Nusantara
Bahannya ambil dari Donggala
Jadi rusak bukit-bukit jalan berdebu
Bikin polusi dan banjir bandang

Demi proyek strategis nasional
Apa mesti pake tanah ilegal
Mega proyek food estate bikin bingung
Menanam singkong kok tumbuh jagung
Rusak ancur
Rusak ancurlah
Rusak ancur
Rusak ancur alamku
Alamku
Alamku

Rusak ancur
Rusak ancurlah
Rusak ancur
Rusak ancur alamku
Alamku

[]

Next Post

No more post

You May Also Like