Seekor Gajah Sumatera Dikabarkan Mati di TNTN, Gangguan Sistem Pencernaan

ARASYNEWS.COM – Seekor gajah sumatera (Elephans Maximus Sumatranus) ditemukan mati di Pelalawan provinsi Riau. Gajah tersebut diduga mati karena ada masalah pencernaan.

Temuan kematian gajah ini diketahui mahout (pawang) di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) pertama kali. Dan kemudian didatangkan Dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk pemeriksaan.

Kepala Balai TNTN Heru Sutmantoro menjelaskan, bahwa hasil laboratorium mengonfirmasi adanya infeksi pada sistem pencernaan.

“Rimbani makan seperti biasa sebelumnya dengan makanan dari alam seperti rumput dan buah, serta suplai tambahan untuk gajah,” kata Heru

Meski sempat dirawat, nyawa Rimbani tidak terselamatkan. Kondisinya memburuk tanpa memperlihatkan tanda-tanda sebelumnya.

Usai kematiannya, proses nekropsi dilakukan untuk mencari tahu penyebab pastinya. Sampel organ dikirim ke laboratorium di Bogor, yang akhirnya menunjukkan infeksi saluran pencernaan sebagai penyebab utama.

Diketahui Rimbani lahir dari induk bernama Lisa pada delapan tahun lalu. Rinjani dikenal sebagai gajah yang jinak dan penuh energi. Kesehariannya kerap diunggah di akun Instagram Balai TNTN.

Gajah bernama Rumbani itu, diketahui sempat mengalami sakit pada November lalu dan telah sembuh. []

You May Also Like