Nama BSI Diplesetkan, Dampak Temuan Tampung Rekening Judi Online

ARASYNEWS.COM – Baru-baru ini BSI atau singkatan dari Bank Syariah Indonesia diplesetkan menjadi Bank Slot Indonesia. Hal itu karena bank tersebut menjadi salah satu bank yang diketahui menampung rekening judi online atau judol.

Pemberantasan judi online ini ternyata tidak didukung oleh bank milik BUMN. Salah satu bank plat merah yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) justru menjadi rekening penampung judi online.

Dari data yang dikutip, setidaknya ada 140 lebih rekening BSI yang dijadikan bandar judi sebagai penampung.

140 rekening BSI itu digunakan oleh sejumlah situs judi online, yang salah satunya linkolypus8.org.

Dan terkait hal ini, di media sosial X, berbagai sindiran pun disampaikan tehadap bank BSI.

Sebagaimana diketahui, perang terhadap judi online gencar dilakukan Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Di awal masa kerjanya Meutya Hafid, telah bekerjasama dengan Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 14 orang pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang sebelumnya bernama Kemenkominfo dibawah kepemimpinan Budi Arie.

Meutya Hafid sudah menutup total 187 ribu judol. Mantan jurnalis televisi itu menyebut ia berharap bisa menutup lebih dari 1,8 juta sampai 200 juta situs judol.

Ternyata para tersangka itu berkolaborasi dengan bandar melindungi situs judi online. Tersangka mengakui bahwa dari 5.000 situs judi yang harusnya diblokir, ada 1.000 situs yang sengaja tidak diblokir. Dan mereka mendapat keuntungan dari pembayaran Rp 8,5 juta per situs. []

You May Also Like