Walikota Pekanbaru Kunjungi Warganya Korban Serangan Gajah

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Mengetahui ada warganya menjadi korban serangan gajah liar, Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, langsung menjenguk korban di RSUD Arifin Achmad. Ia datang untuk memastikan korban ditangani secara maksimal oleh pihak rumah sakit.

Agung juga memastikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Sekarang kita fokus penanganan anaknya. Kita koordinasi dengan rumah sakit sama BKSDA Riau. Karena ini warga kita, saya langsung berkoordinasi dengan Direktur RSUD Arifin Achmad agar pasien mendapat penanganan secepat mungkin. Kondisi anak ini cukup serius, jadi kita harus tanggap,” ujar Agung Nugroho.

Agung juga ingin memastikan kesiapan seluruh kebutuhan penanganan medis, termasuk peralatan pernapasan dan tindakan penyelamatan darurat, segera dipenuhi.

“Yang utama sekarang adalah keselamatan nyawa anak tersebut,” tegasnya.

Mulai dari darah, biaya pengobatan dan penanganan lain dari konflik tersebut.

“Kalau ada butuh darah, kita minta semua pihak seperti PMI juga untuk bantu,” kata Agung.

Selain bantuan medis, Pemko Pekanbaru juga menurunkan tim untuk membantu keluarga korban yang masih shock dan membutuhkan dukungan moral serta logistik.

“Semoga anak ini cepat sembuh. Pemerintah akan terus berupaya memberikan rasa aman bagi seluruh warga Pekanbaru,” kata Agung.

Lebih lanjut, Agung juga tengah berkoordinasi dengan BBKSDA Riau guna mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari.

Agung mengungkap lokasi kejadian juga tidak jauh dari lintasan gajah. Untuk itu, semua pihak akan dikumpulkan untuk membahas terkait penanganan konflik satwa dilindungi itu.

“Di sana itu juga sebenarnya ada jalur gajah dan korban juga sudah beberapa kali lihat gajah melintas. Kami koordinasi sama Balai BKSDA agar ini tak terulang lagi kejadiannya. Kami akan bekerja sama dengan BBKSDA untuk mengantisipasi pergerakan gajah liar agar tidak membahayakan warga. Ini menjadi peringatan bahwa batas antara kawasan hutan dan permukiman harus lebih jelas dan aman,” dikatakan Agung.

Sementara Plt Direktur RSUD Arifin Achmad drg Yusi Prastiningsih juga memastikan proses penanganan dilakukan maksimal.

Diketahui, korban adalah Citra (8) warga Kelurahan Rantau Panjang. Korban diserang gajah hingga mengalami luka serius. Ia tertinggal lari orang tua yang panik menyelamatkan diri saat gajah menyerang tempat tinggalnya.

[]

You May Also Like