ARASYNEWS.com — Suara seperti pasir atau kerikil yang jatuh di atap rumah pada malam hari dalam ilmu sains pada umumnya disebabkan oleh proses ilmiah dan lingkungan, diantaranya akibat perubahan suhu, hewan liar, atau gesekan ranting pohon.
Akan tetapi, ada juga yang mengaitkan dengan hal-hal mistis, terutama di Indonesia dan mitos zaman dahulu yang disampaikan turun-temurun.
Dalam budaya tradisional Indonesia, suara lemparan pasir atau kerikil yang jatuh di atap sering dikaitkan dengan mitos santet, tenung, atau tanda kiriman energi negatif dari orang lain hingga mendatangkan suatu musibah.
Selain itu, juga dikaitkan dengan keberadaan adanya makhluk gaib yang sedang mencoba mendekati atau mengganggu rumah.
Menurut kepercayaan lokal, masyarakat meyakini bahwa makhluk-makhluk ini datang membawa pesan buruk, mulai dari kesialan, gangguan rumah tangga, hingga kematian yang tidak wajar.
Suara yang terdengar seperti pasir yang jatuh disebar di atap rumah dipercaya sebagai tanda bahwa makhluk gaib tersebut sedang mengintai atau mencoba masuk ke dalam rumah.
Dan disarankan bagi penghuni rumah untuk diminta tidak keluar saat mendengar suara tersebut karena diyakini dapat membahayakan keselamatan.
Akan tetapi, tentu saja suara ini sering kali membuat penasaran dan juga menimbulkan rasa takut, terutama bagi masyarakat yang masih mempercayai mitos.
Mitos tersebut kerap berakar dalam kepercayaan animisme dan dinamisme, yang menghubungkan fenomena alam dengan kekuatan gaib.
[]