SPKLU Resmi Hadir di Sumbar, Punya Daya Tersambung 82,5 kVA

ARASYNEWS.COM, PADANG – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Sumatera Barat resmi beroperasi. SPKLU ini berlokasi di depan halaman kantor induk PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar.

SPKLU yang pertama ini diberi nama SPKLU PLN UIW Sumbar 01. Dalam keterangannya, General Manager PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo mengatakan, SPKLU ini memiliki daya tersambung 82,5 kVA dengan tegangan nominal 380 Volt.

Peresmian dilakukan Direktur Regional Sumatera dan Kalimantan (Diregsumkal) Adi Lumakso dan General Manager PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo.

‘’PLN siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder baik itu Pemerintahan Provinsi dan Daerah, seluruh Instansi Pemerintahan, BUMN, BUMD dan lain sebagainya melalui partnership penyediaan SPKLU berbasis Sharing Economy Model,’’ kata Toni, dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (12/1/2022).

Toni menjelaskan, panjang shelter stasiun ini adalah 1,37×0,58 meter yang dapat menampung 2 mobil listrik sekaligus untuk pengisian bersamaan.

SPKLU ini dilengkapi dengan teknologi fast charging berdaya DC 50 kW dan AC 22 KW membuat pengisian dari 0 persen sampai penuh atau 100 persen melalui SPKLU hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk kapasitas baterai kendaraan listrik rata-rata saat ini.

Menurut dia, SPKLU penting guna mendukung ekosistem kendaraan listrik di masa yang akan datang. Apalagi, kendaraan listrik memiliki beberapa kelebihan yang menjanjikan dan patut mendapatkan dukungan infrastruktur.

“Diharapkan SPKLU ink dapat menjadi pioner stasiun-stasiun pengisian daya kendaraan berlistrik di Sumatera Barat dalam mendukung pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik, yang cepat atau lambat akan menjadi kendaraan komoditas mayoritas di masa yang akan datang,” kata dia.

Toni menerangkan tentang penggunaan kendaraan listrik saat ini dari segi biaya operasional. Kendaraan listrik saat ini terbukti lebih hemat sekitar 60%. Sementara dari segi perhitungan emisi, kendaraan listrik cenderung lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan konvensional.

“Setiap satu liter penggunaan BBM pada kendaraan konvensional setara dengan 1,3 kilo Watt hour (kWh) listrik. Harga BBM Pertamax per satu liter sekitar Rp 9.200, sementara tarif listrik per satu kWh hanya sekitar Rp 2.466,78,” terangnya.

Sementara Diregsumkal Adi Lumakso menjelaskan, transisi energi dengan menggunakan kendaraan listrik diperlukan untuk menjaga ketersediaan energi di masa mendatang dan memperbaiki neraca perdagangan dengan mengurangi biaya impor energi.

‘’Kendaraan listrik sejalan dengan misi industri non emisi yang sedang digalakkan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Pada pertemuan G20 dan COP26, Indonesia mencanangkan Net Zero Emission di Tahun 2060 sehingga diperlukan percepatan program transisi ke penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan khususnya transportasi melalui akselerasi penggunan kendaraan listrik,’’ kata Adi Lumakso.

“SPKLU ini merupakan infrastruktur kelistrikan bentuk upaya nyata PLN untuk mendukung era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang diprogramkan pemerintah,” pungkasnya.

Gubernur Provinsi Sumbar yang diwakili Sekda Provinsi Sumbar, Hansastri yang turut hadir dalam peresmian ini memberikan apresiasi yang besar dengan diresmikannya SPKLU PLN UIW Sumbar 01 ini.

“Upaya PLN ini sejalan dengan misi pemerintah Sumatera Barat. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk percepatan program penggunaan kendaraan bermotor listrik di Sumatera Barat,” kata Hansastri dalam sambutannya, Selasa (11/1).

‘’Pemerintah telah mendorong percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan dalam rangka mencapai peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi, konservasi energi di sektor transportasi, serta terwujudnya penggunaan energi bersih,’’ jelas Hansastri.

Lebih lanjut Sekda menyebutkan, Pemerintahan Provinsi Sumbar tengah merencanakan mengawali penggunaan mobil listrik untuk kendaraan dinas.

‘’Jika sudah menemukan harga yang sesuai anggaran, kami akan segera realisasikan rencana tersebut,’’ sebutnya. [Rls]

You May Also Like