ARASYNEWS.com — Jembatan Rantau Berangin yang ada dalam wilayah Kabupaten Kampar direncanakan akan dibangun duplikasinya. Hal ini dilakukan karena usia jembatan dan juga kondisinya yang mengkhawatirkan.
Jembatan Rantau Berangin ini berada di atas Sungai Kampar, di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kampar. Jembatan ini kerap dilalui kendaraan dengan tonase yang berat dan juga sebagai penghubung provinsi Riau dan Sumatera Barat. Dan bentuk fisik jembatan ini tidak ada tiang penyangga di tengah.
Direncanakan pembangunan duplikasinya akan dilakukan setelah pembebasan lahan. Dan ini diungkapkan Wakil Bupati Kampar, Misharti saat menghadiri rapat pembebasan lahan.
Rapat yang dilaksanakan pada Kamis (25/6) itu dilaksanakan di aula Kantor Desa Merangin dan menjadi bagian dari upaya percepatan realisasi pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta mendukung mobilitas masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Kampar, Drs. Muhammad, M.Si, Plt. Camat Kuok, Kepala Desa Merangin, perwakilan Satuan Kerja (Satker) Kementerian PUPR, serta masyarakat yang terdampak dalam proses pembebasan lahan.
Pembahasan dalam rapat diantaranya penyampaian informasi kepada warga mengenai tahapan pelaksanaan, mekanisme penilaian lahan, pentingnya dukungan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, hingga pada aspek teknis dan administratif proses pembebasan lahan.

Diungkapkannya juga, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan dan Jembatan untuk pembangunan duplikasi Jembatan Rantau Berangin.
Ini, kata dia, merupakan proyek strategis yang diharapkan mampu memperlancar arus transportasi dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dikatakannya juga untuk pembangunannya akan menggunakan dana APBN yang dimulai pada tahun 2026 ini.
[]
Sc. MCR Kampar