ARASYNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Ruas jalan Sumbar – Riau di Manggilang, Pangkalan Koto Baru, kabupaten Limapuluh Kota dikabarkan terganggu pada malam ini, Kamis (29/4/2021). Hal ini terjadi akibat hujan lebat dan banjir yang menggenangi wilayah itu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota menyebutkan puluhan rumah dilaporkan terdampak banjir dan terendam. Ini diakibatkan aliran air dari Batang Manggilang meluap.
“Bapak, ibuk, mohon maaf, saat ini memang ada banjir sungai Batang Manggilang, 3 jorong terendam banjir, sekitar 80 rumah terendam, saa lt ini sedang pendataan, dan TRC PB BPBD sedang persiapan untuk ceking,” kata Rahmadinol, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Limapuluh Kota dalam informasinya, Kamis (29/4/2021) malam.
Ini biasa terjadi di saat musim penghujan yang berkepanjangan. Dan belum tersalurnya penanganan dari pemerintah daerah.
Data sementara yang dihimpun arasynewscom dari BPBD Limapuluh Kota, sebanyak 30 rumah warga di kawasan Manggilang, Pangkalan Koto Baru terendam air akibat air sungai di daerah itu meluap hingga ke jalan.
“Hujan deras itu terjadi sejak tadi sore, Kamis (29/4),” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Sumbar, Rumainur.
Namun, kata Rumainur, hingga saat ini pihaknya masih menghimpun data valid di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi terhadap masyarakat terdampak banjir.
“Data masih dihimpun, begitu juga dengan korban jiwa yang terdampak akibat banjir ini. Tim masih di lapangan,” singkatnya.
Selain BPBD, dikatakan Rumainur, Basarnas, TNI, Polri, dan unsur kebencanaan juga sudah di lokasi dan masih berjibaku untuk proses evakuasi.
“Nanti, data terbaru akan segera kami perbaharui,” tutupnya. []