ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Ada sebanyak 30 orang guru pesantren Kuttab Al-Fatih di Pekanbaru yang menderita keracunan. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (17/3/2021) sore kemarin.
Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita menjelaskan 30 orang ini dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam acara aqiqah salah seorang anak.
“Kejadiannya kemarin, Rabu,17 Maret 2021, pukul 15.30 Wib. 30 orang dilarikan ke rumah sakit karena keracunan,” kata Kompol Hotmartua dalam keterangannya, Kamis (18/3).
“Dari olah TKP, berawal pada Senin siang lalu, dimana salah satu guru di pesantren yang berlokasi di jalan SM Amin, Kelurahan Delima, Bina Widya Pekanbaru itu mengantarkan makanan ke pondok pesantren. Kala itu guru tersebut tengah menggelar acara aqiqah anaknya,” terang Hotmartua.
“Ada sebagian guru yang memakan-makan pada siang hari, dan ada juga makan untuk buka puasa,” terang dia.
“Selanjutnya, pada hari Selasa (16/04) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, para guru tersebut mulai merasakan mual. Bahkan juga terpaksa harus menkonsumsi obat,” ceritanya.
“Lantaran masih merasa sakit, salah satu guru menghubungi pengurus pesantren untuk memberitahukan bahwa terdapat guru-guru yang mengalami mual,” lanjutnya.
“Jadi pengurus pesantren yang ditelpon tadi lantas melakukan koordinasi dengan salah satu dokter dari rumah sakit Aulia. Kemudian diarahkan untuk dibawa ke rumah sakit,” ceritanya.
“Setelah mendapat arahan dari dokter tadi, pihak pondok pesantren kemudian membawa 30 orang guru tersebut ke rumah sakit Aulia,” terusnya.
“Kita sudah mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran. Sejumlah saksi juga sudah kita mintai keterangan,” tandasnya.
Selanjutnya, atas kejadian ini, pihaknya akan terus menelusuri dan mengembangkan kejadian yang terjadi. []