ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan keterangan dalam proses evakuasi korban yang terseret arus banjir di kawasan perumahan Sidomulyo kecamatan Marpoyan kota Pekanbaru.
Korban diketahui bernama Aryadi Garsidi (35) yang beralamat di Jalan Sungai Hitam no 64. Ditemukan tim gabungan pada Sabtu (11/4/2026) pukul 11.39 wib dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan sekitar 1,38 kilometer dari lokasi awal kejadian. Ditemukan meninggal dunia,” kata Budi Cahyadi, Sabtu (11/4).
Ia mengatakan informasi kejadian diterima Kantor SAR Pekanbaru dari BPBD Kota Pekanbaru pada Sabtu (11/4/2026) pukul 03.49 WIB.
Dan menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescuer Basarnas Pekanbaru langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian sekitar pukul 04.07 WIB.
Ada sebanyak 14 personel yang diterjunkan ke lokasi yang berjarak sekitar lima kilometer dari kantor SAR.
Tim tiba di lokasi pada pukul 04.29 WIB dan segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan warga untuk melakukan pencarian.
“Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran parit di sisi kiri dan kanan sejauh kurang lebih satu kilometer dari lokasi kejadian,” kata dia.
“Upaya ini melibatkan berbagai unsur dengan tetap mengutamakan keselamatan di tengah kondisi arus yang cukup deras,” kata Budi.
“Setelah hampir delapan jam pencarian, korban akhirnya ditemukan di area rerumputan pada pukul 11.39 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 1,38 kilometer dari lokasi awal kejadian,” jelasnya.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak SAR juga memberikan imbauan keras kepada masyarakat agar senantiasa waspada dan tidak memaksakan diri melintasi area drainase atau jalanan yang tergenang luapan air cukup deras, guna menghindari terulangnya tragedi serupa.

Sementara itu, dari keterangan warga sekitar, korban sempat melintasi jalan yang tergenang air banjir akibat meluapnya air selokan. Korban saat itu mengendarai sepeda motor. Dan diduga tidak menyadari derasnya air dan akhirnya masuk ke selokan dengan lebar lebih dari dua meter di kawasan perumahan tersebut. Kejadian terjadi pada Jum’at (10/4/2026) malam sekitar pukul 23.53 wib.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun karena derasnya arus membuat korban tidak berhasil diselamatkan dan langsung hilang terbawa arus air selokan.
[]