Pisang Sebagai Salah Satu Buah yang Disebutkan Dalam Al-Qur’an

ARASYNEWS.COM – Ada lebih dari 200 varian pisang yang ada di Indonesia dan bahkan di dunia.

Pohon pisang sebenarnya bukanlah pohon, melainkan susunan pelepah yang membentuk seperti batang, dan kemidian buahnya bersusun-susun, Di dalam buah pisang terdapat kandungan karbohidrat yang tinggi, vitamin, dan antioksidan.

Buah pisang juga mengandung kalium, serat, dan nutrisi lainnya yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung, pencernaan, dan tingkat energi yang seimbang.

Pisang merupakan buah yang melambangkan persatuan karena selalu datang dalam satu tandan. Warna buah yang cerah dan kuning cerah juga melambangkan kebahagiaan.

Asal usul pisang

Ada berbagai pendapat yang menyebutkan asal muasal pohon pisang. Asal usul pisang sulit untuk ditentukan. Namun, secara umum, dapat dikatakan bahwa pisang berasal dari Asia Tenggara dan Pasifik Selatan sekitar 8.000 hingga 5.000 SM. Dari Nugini dan Filipina, pisang menyebar jauh dan luas di daerah tropis, ke segala arah.

Nama “pisang” kemungkinan berasal dari bahasa Arab, yaitu banan yang berarti “jari”, mengacu pada bentuk buahnya yang kecil dan mirip jari. Kata ini kemudian menyebar dan masuk ke berbagai bahasa Eropa seperti Portugis “banana”, lalu masuk ke Indonesia

Pada 327 SM, ketika Alexander Agung dan pasukannya menyerbu India, ia menemukan tanaman pisang di Lembah-lembah India . Setelah mencicipi buah yang tidak biasa ini untuk pertama kalinya, ia memperkenalkan penemuan baru ini ke dunia Barat. Pada 200 M, pisang telah menyebar ke Tiongkok.

Carolus Linnaeus memberi nama ilmiah pisang, Musa, berasal dari bahasa Arab “mauz” yang berarti buah. Beliau seorang ahli botani Swedia yang dikenal sebagai “bapak taksonomi modern”. Linnaeus memilih nama ini karena pisang telah lama menjadi bagian penting dari budaya dan diet masyarakat di Timur Tengah.

Sementara itu, dalam literatur Islam pada abad ke-11 SM, para pedagang Muslim membawa pisang di sepanjang rute perdagangan ke dan dari berbagai tempat di Asia Selatan dan Timur Tengah . Pada tahun 1200-an, pisang telah mencapai Afrika Utara dan Spanyol yang dikuasai bangsa Moor.

Tentang pisang dalam Al-Qur’an

Pisang disebut sebagai salah satu buah dari surga. Disebutkan dalam Al-Qur’an, Surah Al-Waqiah (56) ayat 29 yang menggambarkan buah yang bersusun-susun. Ayat ini menjelaskan salah satu kenikmatan yang akan dialami penghuni surga, yaitu adanya pohon-pohon buah seperti pisang yang tidak berduri. Tafsir para ulama menafsirkan bahwa buah yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah pisang.

Pisang disebutkan merupakan salah satu jenis buah yang ada di surga. Hal ini dinyatakan Allah dalam al-Quran. Setidaknya ada 7 (tujuh) buah-buahan disebutkan, yaitu buah tin, zaitun, kurma, anggur, delima, timun, dan pisang.

Surah Al-Waqiah ayat 29:

“وَطَلْحٍ مَّنضُودٍ”
(wa talhin mandud).
Terjemahan: “…dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)”.

Penjelasan: Mayoritas ulama, termasuk ahli tafsir seperti Ath-Thabari dan Ibnu Katsir, sepakat bahwa “talh” merujuk pada pisang. Penyebutan pisang sebagai buah surga menekankan bahwa buah ini adalah salah satu kenikmatan yang sangat istimewa dan diberkahi.

Dalam Al-Qur’an, surat Al-Waqi’ah (56): 29, pisang disebut sebagai salah satu buah yang ada di surga. Buah ini telah menjadi bagian penting dari pola makan global dan telah tersebar di berbagai belahan dunia, terutama karena ketersediaan dan kandungan nutrisinya yang baik

Dalam ilmu pengetahuan, pisang lebih dari sekadar buah, ini adalah makanan super yang kaya akan energi, serat, dan penyembuhan .

Untuk diketahui, surah Al-Waqiah menjelaskan tentang Hari Kiamat, kondisi manusia pada hari itu, serta balasan bagi orang-orang yang taat (ahli surga) dan yang durhaka (ahli neraka). Surat ini juga menekankan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT melalui penciptaan alam, seperti air, api, dan tumbuhan, sebagai bukti adanya hari kebangkitan dan pembalasan. []

You May Also Like