ARASYNEWS.COM – Pembelajaran tatap muka bagi siswa sekolah mulai dari tingkat dasar hingga menengah (SD, SMP, dan SMA) akan ada jadwal libur sekolah yang akan berlangsung selama kurang lebih dua pekan.
Dalam informasi yang disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta kepala dinas pendidikan untuk melaksanakan kebijakan libur semester ganjil sesuai dengan kalender pendidikan tahun ajaran 2025/2026 yang telah ditetapkan yang sesuai dengan aturan resmi melalui Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 14 Tahun 2025.
Dalam rangka pelaksanaan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2025/2026, sebagian besar pemerintah daerah telah menetapkan libur akhir semester ganjil pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Perihal libur tersebut menyesuaikan dengan kewenangan masing-masing sekolah serta jadwal libur Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan Kalender Pendidikan, libur sekolah semester ganjil 2025/2026 dimulai pada tanggal 20 Desember 2025 dan berakhir pada awal Januari 2024, yakni di tanggal 3 dan 4.
Setiap daerah memiliki jadwal yang berbeda-beda, berikut ini detailnya:
DKI Jakarta: 22 Desember 2025 – 3 Januari 2026
Aceh: 22 Desember 2025 – 4 Januari 2026
Sumatera Utara: 22 Desember 2025 – 4 Januari 2026
Sumatera Barat: 22 Desember 2025 – 4 Januari 2026
Riau: 22 Desember 2025 – 3 Januari 2026
Sementara itu, program pemerintah pusat dalam hal penyaluran makan bergizi gratis (MBG) kepada sekolah selama libur akhir semester ganjil juga telah disampaikan.
Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG akan tetap beroperasi selama libur sekolah.
“Kalau pihak sekolah tidak mau terima, ya, kami tidak paksakan,” kata Nanik, Kamis (18/12/2025)
BGN memberi kebebasan kepada siswa yang dihimpun melalui sekolah untuk memilih mekanisme penyaluran MBG yang inginkan selama libur. Sekolah dapat memilih satu dari dua opsi distribusi sajian MBG, yakni
- pertama, distribusi MBG melalui mekanisme paket. Yaitu, jatah untuk 6 hari disalurkan dua kali dalam seminggu. Dengan catatan, menu makanan yang terima siswa berupa kombinasi antara sajian siap santap dan makanan dalam kemasan seperti roti, telur, susu, dan buah.
- kedua, siswa tetap bisa mendapatkan paket makan siap santap setiap harinya. Namun, siswa harus bersedia datang ke sekolah setiap hari untuk mengambil paket MBG tersebut.
“Jadi, kalau sekolah maunya harian, ya kami kasih harian. Kalau sekolah maunya dua hari, ya, kami kasih dua hari sekali,” kata Nanik.
Nanik, menegaskan distribusi program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu tidak mengenal kata libur.
“Misalnya, jika tidak ada siswa yang berkenan hadir di sekolah, SPPG tetap akan memproduksi sajian MBG untuk melayani penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Jadi, tidak ada libur” terang Nanik.
Libur sekolah periode semester ganjil akan dimulai, pekan depan. Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kegiatan Siswa selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, disebutkan bahwa libur sekolah berlangsung selama dua pekan, atau sampai 4 Januari 2026.
Sementara itu, terkait hal ini, Kepala BGN Dadan Hindayana juga menyampaikan opsi alternatif lainnya.
Dikatakannya, paket MBG akan dibagikan sebelum memasuki masa libur ketika mayoritas siswa di suatu satuan pendidikan menolak untuk datang ke sekolah secara berkala selama libur sekolah.
“Jika mayoritas tidak bersedia ke sekolah, MBG akan dibagikan di awal liburan,” singkat Dadan.
[]